Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Saran IDAI Bagi Orangtua Setujui Anak Ikut Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi Covid-19

Apakah anak sudah mampu melal

Saran IDAI Bagi Orangtua Setujui Anak Ikut Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi Covid-19
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Siswa baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2020-2021 di SMAN 16, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/7/2020). Sebanyak 17 siswa baru SMAN 16 Surabaya mengikuti pembukaan MPLS secara tatap muka yang diikuti siswa lainnya secara daring. Pelaksanaan MPLS secara tatap muka dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Sedangkan proses belajar mengajar di SMAN 16 Surabaya akan dilakukan dengan memakai berbagai media daring, dengan skema 20 menit materi kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab memakai sosmed. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Pemerintah memperbolehkan sekolah untuk memulai sekolah tatap muka pada awal tahun depan.

Meski demikian, terdapat sejumlah aturan yang harus dipenuhi pihak sekolah, murid, maupun orangtua untuk mendukung pembelajaran langsung tersebut.

Diantaranya adalah siswa harus mendapatkan persetujuan dari orangtua untuk bisa pergi ke sekolah.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan sejumlah saran bagi orangtua untuk mempertimbangkan kegiatan pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi Covid-19.

Ketua Umum IDAI Dr. Aman B. Pulungan melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (1/12/2020), mengatakan, orangtua sebaiknya tetap mendukung kegiatan belajar dari rumah, baik sebagian maupun sepenuhnya.

Baca juga: 83 Persen Sekolah Belum Siap Lakukan Pembelajaran Tatap Muka, Bintang Puspayoga Soroti Temuan KPAI

Kemudian, pertimbangkan apakah partisipasi anak dalam kegiatan tatap muka lebih bermanfaat atau justru meningkatkan risiko penularan dari hal-hal berikut:

Apakah anak sudah mampu melal

Apakah anak masih sangat memerlukan pendampingan orangtua saat sekolah? Bila masih, maka sebaiknya anak masih di rumah dulu saja.

Apakah anak memiliki kondisi komorbid yang dapat meningkatkan risiko sakit parah apabila tertular COVID- 19?

Bila ada, sebaiknya anak belajar dari rumah.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas