Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kejagung Periksa Kacab Honda Daan Mogot Terkait Kasus Jiwasraya

Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono mengatakan pemeriksaan saksi untuk pembuktian keterangan terhadap

Kejagung Periksa Kacab Honda Daan Mogot Terkait Kasus Jiwasraya
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Tersangka Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa (11/8/2020). Penyidik Kejaksaan Agung kembali menumpang ruangan di gedung KPK untuk melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tersebut. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejaksaan Agung RI memeriksa Kepala Cabang Honda IKM Daan Mogot Jakarta Noverich Edsutan terkait kasus korupsi di tubuh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada hari ini, Kamis (3/12/2020).

Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono mengatakan pemeriksaan saksi untuk pembuktian keterangan terhadap tersangka Pieter Rasiman.

"Kejaksaan Agung memeriksa satu orang sebagai saksi Kepala Cabang Honda IKM Daan Mogot Jakarta Noverich Edsutan," kata Hari dalam keterangannya, Kamis (3/12/2020).

Menurut Hari, keterangan saksi dianggap perlu untuk mengungkap Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh tersangka Pieter Rasiman.

Baca juga: Kasus Korupsi Jiwasraya, Kejagung Periksa 3 Pejabat OJK

"Keterangan saksi dianggap perlu untuk mengungkap sejauhmana hasil kejahatan dipergunakan oleh tersangka selaku pengurus perusahaan manager investasi/Direktur Utama PT. Danareksa Investama Management/Dirut PT. Himalaya Energi Perkasa dan kaitannya dengan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi Jiwasraya di Bursa Efek Indonesia," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Agung RI menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi di tubuh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada hari ini, Senin (12/10/2020). Seorang tersangka tersebut adalah Direktur PT Himalaya Energi Perkasa Pieter Rasiman.

Baca juga: Periksa Saksi, Kejagung Telusuri Proses Jual Beli Saham dan Investasi Jiwasraya oleh Pieter Rasiman

Penetapan tersangka tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-33/F.2/Fd.1 /12/2019 tanggal 27 Desember 2019. Dalam kasus ini, penyidik menyebutkan telah memiliki alat bukti yang cukup untuk menaikan status tersangka.

"Berdasarkan bukti permulaan yang cukup, ditetapkan kembali Tersangka baru terhadap saudara PR dalam jabatannya sebagai Direktur PT Himalaya Energi Perkasa," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (12/10/2020).

Dalam kasus ini, Pieter diduga pernah bertemu dengan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan pada Jiwasraya Syahmirwan dan mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo di Kantor Jiwasraya untuk berbicara pengaturan investasi saham dan reksadana milik Jiwasraya.

Baca juga: Bongkar Kasus Jiwasraya, Kejaksaan Agung Garap Pejabat OJK

Kemudian, tersangka Pieter menindaklanjuti rencana jahatnya tersebut dengan mendirikan beberapa perusahaan atas persetujuan dari tersangka lainnya yaitu Heru Hidayat dan Joko Hartono Tirto guna pengaturan investasi saham dan reksadana Jiwasraya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas