Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Periode Libur 2020/2021, Kemenhub Siapkan 50 Ribu Bus untuk yang Ingin Bepergian

Ia juga memastikan, bus dan kapal ini sudah dilakukan ramp check, baik yang dilakukan di terminal atau dermaga untuk menjaga kenyamanan dan keamanan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Periode Libur 2020/2021, Kemenhub Siapkan 50 Ribu Bus untuk yang Ingin Bepergian
TRIBUNNEWS/HARI DARMAWAN
Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan operator layanan angkutan publik terkait kesiapan menjelang periode libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Ia menyebutkan, dalam koordinasi tersebut para operator angkutan bus sepakat untuk menyiapkan sarana dan prasarana untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

"Untuk mengantisipasi lonjakan yang cukup besar, sudah disiapkan sekitar 50.317 unit bus dan 218 unit kapal penyebrangan untuk yang ingin melakukan perjalanan," ucap Budi Setiyadi dalam konferensi pers virtual, Jumat (04/12/2020).

Ia juga memastikan, bus dan kapal ini sudah dilakukan ramp check, baik yang dilakukan di terminal atau dermaga untuk menjaga kenyamanan dan keamanan penumpang.

Sebelumnya, Kemenhub melakukan survei terhadap masyarakat, terkait persepsi masyarakat untuk melakukan perjalanan pada periode libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Baca juga: Jelang Libur Panjang Natal dan Tahun Baru, Satgas Ingatkan Disiplin 3M agar Tak Panen Kasus

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menyebutkan, dari hasil survei terhadap 1.634 orang ditemukan 73 persennya memilih untuk tidak mudik atau bepergian pada akhir tahun ini.

"73 persen yang tidak ingin melakukan perjalanan ini, beralasan terkait waktu libur yang dipangkas dan juga adanya pandemi Covid-19," ucap Budi Setiyadi.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian lanjut Budi, sekitar 27 persen tetap ingin melakukan perjalanan.

Masyarakat yang ingin melakukan perjalanan itu sendiri, bertujuan untuk pulang ke kampung halaman pada akhir tahun ini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas