Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kasus Djoko Tjandra

Pleidoi Tommy Sumardi: ''Yang Saya Sampaikan Adalah Fakta''

Tommy juga menegaskan dirinya sama sekali tidak merekayasa kasus red notice, termasuk mengakui pemberian suap ke dua jenderal polisi dari uang milik

Pleidoi Tommy Sumardi: ''Yang Saya Sampaikan Adalah Fakta''
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Joko Tjandra, Tommy Sumardi menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (2/11/2020). Tommy Sumardi didakwa menjadi perantara suap kepada Irjen Napoleon Bonaparte sebesar SGD 200 ribu dan USD 270 ribu dan kepada Brigjen Prasetijo Utomo senilai USD 150 ribu. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tommy Sumardi menegaskan bahwa semua keterangan yang ia sampaikan selama persidangan adalah berdasar fakta sesungguhnya sesuai kenyataan.

Hal itu ia ucapkan saat membacakan pleidoi atau nota pembelaan atas tuntutan jaksa penuntut umum dalam kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (17/12/2020).

"Seluruh hal yang telah saya sampaikan dalam persidangan ini adalah fakta yang sebenar-benarnya sebagaimana yang telah saya alami," kata Tommy Sumardi.

Tommy juga menegaskan dirinya sama sekali tidak merekayasa kasus red notice, termasuk mengakui pemberian suap ke dua jenderal polisi dari uang milik Djoko Tjandra.

Ia percaya majelis hakim Pengadilan Tipikor yang menangani perkara ini telah menangkap fakta hukum yang terungkap secara terang benderang dan jelas bahwa semua pernyataannya bukan rekayasa.

"Saya percaya bahwa di dalam persidangan yang mulia majelis hakim sudah dapat melihat fakta hukum yang terungkap dengan terang benderang, dan gambaran yang jelas, duduk perkara yang sebenarnya bahwa pengakuan saya bukanlah rekayasa. Itulah kebenarannya," ungkap Tommy Sumardi.

Baca juga: Bacakan Pleidoi Sambil Menangis, Tommy Sumardi Tegaskan Tak Rekayasa Kasus Red Notice

Berkenaan dengan hal itu, ia berharap majelis hakim memutus perkara yang menyeret dirinya secara seadil - adilnya. 

"Oleh sebab itu saya mohon agar diberikan keputusan yang seadil-adilnya kepada saya. Demikian nota pembelaan pribadi yang dapat saya sampaikan," pungkasnya.

Tuntutan Jaksa

Tommy Sumardi dituntut 1 tahun 6 bulan penjara dalam kasus suap pengurusan red notice Djoko Tjandra. Jaksa Penuntut umum (JPU) juga menuntut Tommy selaku terdakwa membayar denda Rp100 juta subsider 6 bulan pidana badan.

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas