Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Blusukan dan Dialog dengan Warga Kolong Tol Pluit, Risma: Saya Ini Ibunya Pemulung

Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali melakukan 'blusukan'.Kemarin Risma mengunjungi warga penghuni kolong tol di Gedong Panjang, Pluit

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Sanusi
zoom-in Blusukan dan Dialog dengan Warga Kolong Tol Pluit, Risma: Saya Ini Ibunya Pemulung
Kementerian Sosial
Risma menemui warga penghuni kolong tol Gedong Panjang, Pluit, Jakarta Utara (30/12/2020). 

Melalui akun resmi twitternya @fadlizon, ia merasa kasihan Kepala Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta tugasnya diambil alih.

"Saya kasihan pada Kepala Dinas Sosial, pekerjaannya diambil alih Menteri Sosial DKI," ujar Fadli.

Tidak Libur

Masih pada kesempatan yang sama Menteri Risma juga memastikan bantuan sosial (bansos) bakal disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada pekan pertama tahun 2021.

Tahun 2021, Kemensos akan melanjutkan 3 program bansos, yakni Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bansos Tunai (BST).

Risma telah menginstruksikan jajaran Kemensos untuk bekerja nonstop untuk memastikan ketiga bansos dapat salur serentak seluruh Indonesia.

"Kita tidak ada libur. Sesuai dengan instruksi Bapak Presiden, minggu pertama bulan Januari bantuan ini sudah bisa diberikan kepada penerima manfaat (KPM)," kata Risma.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia mengatakan saat ini sedang berlangsung koordinasi intensif untuk finalisasi data KPM dengan daerah. Kemensos sedang mendorong data dari pemerintah agar segera tuntas dikirimkan ke pusat.

"Data harus kembali ke pemerintah pusat tanggal 1 Januari," ucap Risma.

Menurutnya, ada kebutuhaan untuk segera mencairkan bansos kepada KPM di daerah.

Hal ini karena dana bansos berdampak signifikan terhadap perputaran roda perekonomian di daerah.

"Misalkan bansos sembako itu rata-rata 1 bulannya senilai Rp3,76 triliun. Kalau dibagi 514 kabupaten/kota, kurang lebih ada sekitar Rp60 miliaran di daerah. Ini berputar untuk pemenuhan kebutuhan permakanan, kebutuhan pokok. Jadi membantu perekonomian di daerah supaya tidak turun," jelas Risma.

Risma menargetkan, bansos sudah diterima KPM mulai 4 Januari 2021. Kemensos akan bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia untuk penyaluran.

Bagi kawasan terluar, terpencil, dan tertinggal (3T) seperti sebagian Papua, mungkin mekanismenya berbeda.

Tahun 2021, Kemensos akan melanjutkan 3 program bansos, yakni Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bansos Tunai (BST).

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas