Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

UPDATE Kasus Penipuan Grabtoko, Polisi Buka Kemungkinan Ada Tersangka Baru

Bareskrim Polri masih terus mendalami kasus penipuan website jual-beli online bodong Grabtoko (www.grabtoko.com).

UPDATE Kasus Penipuan Grabtoko, Polisi Buka Kemungkinan Ada Tersangka Baru
KOMPAS.COM
Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap tersangka berinisial YMP (33 tahun) pelaku penipuan oniine dan pencucian uang GrabToko. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bareskrim Polri masih terus mendalami kasus penipuan website jual-beli online bodong Grabtoko (www.grabtoko.com).

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes pol Ahmad Ramadhan menyampaikan pihaknya membuka kemungkinan adanya tersangka lain yang terlibat dalam kasus penipuan tersebut.

"Kemungkinan adanya tersangka baru yang masih didalami," kata Ahmad dalam keterangannya, Rabu (20/1/2021).

Lebih lanjut, ia menyampaikan pihaknya masih tengah melakukan pemeriksaan bukti dan saksi-saksi. Termasuk dari sejumlah saksi korban.

Baca juga: Tertipu Arisan Bodong, Irene Kirim Karangan Bunga Selamat Menikmati Uang Haram ke Kerabat Mempelai

Baca juga: Polri Periksa 2 Korban Penipuan Grabtoko, Kerugian Hingga Puluhan Juta

"Sampai saat ini penyidik sedang mendalami bukti-bukti dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap tersangka berinisial YMP (33) pelaku penipuan daring dan pencucian uang.

Pelaku diamankan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/0019/I/2021/Bareskrim. Pelaku adalah seorang karyawan swasta.

"Pelaku meminta bantuan pihak ketiga untuk membuat website belanja daring. Website ini juga diketahui menggunakan hosting di luar negeri," kata Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Slamet Uliandi saat dikonfirmasi, Rabu (13/01/2021).

Penangkapan dilakukan di kawasan Kelurahan Selong Kecamatan Kebayoran Baru, pada hari Sabtu tanggal 9 Januari 2021 sekitar pukul 20.00 WIB.

Salah satu situs belanja online.
Ilustrasi salah satu situs belanja online. (Foto SS Yihaodian.com)

"Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya 4 (empat) unit ponsel pintar merk Samsung dan Oppo, 1 (satu) unit laptop, 2 (dua) buah Simcard, 1 (satu) buah KTP dan 4 (empat) buku cek dari bank BRI, BCA dan Mandiri," tambah Slamet.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas