Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pengusaha Bus AKAP Dukung Pembelian Tiket Secara Digital

Perusahaan Otobus (PO) SAN Putera Sejahtera mendukung penuh upaya pemerintah mendigitalisasi sistem pembelian tiket.

Pengusaha Bus AKAP Dukung Pembelian Tiket Secara Digital
TRIBUN/HO
Direktur Utama PT SAN Putera Sejahtera (PO SAN) Kurnia Lesani Adnan (tengah) bersama Wakil Direktur PO SAN Kurnia Lesarii Adnan (kiri) dan Trucks, Bus, and Crane Sales Operation Division Head PT United Tractors Tbk Suhardi (kanan) berfoto di depan bus Scania K410IB-6x2 usai serah terima bus baru tersebut di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (23/12/2020). Sebanyak delapan bus lintas provinsi berteknologi Air Conditioner Intelligent Air Purification and Disinfection System Air Purifie (pemurni cerdas pendingin udara dan pembersih udara sistem disinfeksi) akan digunakan PO SAN guna memberi kenyamanan serta keamanan penumpang saat menggunakan transportasi darat di tengah pandemi. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan Otobus (PO) SAN Putera Sejahtera mendukung penuh upaya pemerintah mendigitalisasi sistem pembelian tiket.

Direktur Utama PT SAN Putera Sejahtera Kurnia Lesani Adnan menjelaskan digitalisasi sebuah keniscayaan di era teknologi.

“Digitalisasi sudah tidak bisa dihindari dan khusunya angkutan darat berbasiskan bus yang sudah semestinya berdigitalisasi,” kata Sani, sapaanya kepada Tribunnews, Kamis (28/1/2021).

Namun, dia mengeaskan agar pemerintah hanya menyiapkan Terminal Online System (TOS) bukan menjadi aggregator apapun alasannya karena pemerintah sebagai pemangku kebijakan atau regulator seperti wasit.

Baca juga: Kemenhub Pesan 100 Unit Mobil Listrik Ioniq, Hyundai : Sudah Mulai Kami Kirimkan Bertahap

“Kami operator bus AKAP kan langsung di bawah Kementerian Perhubungan semestinya sudah cukup diakomodir oleh Digital Passenger System (Dipass) baik itu dari sisi system ticketingnya (bagi operator yg blm memiliki system),” katanya.

Menurutnya, calon penumpang yang go show juga perlu disiapkan alat seperti dispensing di mana calon penumpang bisa memilih PO, tujuan, dan jadwal yang diinginkan.

Pihaknya juga mendorong penerapan barcode atau QR code karena itu hanya menjadi media penghitungan jumlah penumpang untuk masuk jalur keberangkatan.

Kementerian Perhubungan sebelumnya mendorong perusahaan otobus (PO) mendigitalisasikan sistem pembelian tiket bus ke penumpangnya.

Baca juga: Kemenhub Perpanjang Penerapan Protokol Kesehatan di Penerbangan

Dengan menyediakan layanan pembelian tiket secara online, akan meminimalisir kontak fisik penumpang untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas