Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Soal Kasus Ujaran Kebencian Terhadap NU, Refly Harun Akui Terkejut dengan Gus Nur

Refly dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena menjadi lawan bicara Gus Nur dalam video wawancara yang diperkarakan.

Soal Kasus Ujaran Kebencian Terhadap NU, Refly Harun Akui Terkejut dengan Gus Nur
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Sidang kasus dugaan ujaran kebencian terhadap NU, dengan terdakwa Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (2/2/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengaku terkejut dengan sikap Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur yang justru tetap mengkritik Nahdlatul Ulama (NU) meskipun dirinya adalah seorang NU tradisional. 

Refly yang menekuni ilmu tata negara paham bahwa NU dalam sejarahnya dekat dengan pemerintahan.

NU juga disebut organisasi yang mudah beradaptasi dengan siapapun pemegang kekuasaan saat itu.

Namun Gus Nur yang merupakan seorang NU tradisional justru mengambil sikap yang berbeda.

Baca juga: Pengakuan Refly Harun Saat Menjadi Saksi Dalam Sidang Kasus Ujaran Kebencian Gus Nur

Meski merupakan orang NU, Gus Nur berani mengkritisi organisasi islam naungannya itu.

Hal itu disampaikan Refly saat dihadirkan sebagai saksi di sidang kasus dugaan ujaran kebencian terhadap NU, dengan terdakwa Sugi Nur Rahardja, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (2/2/2021).

Refly dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena menjadi lawan bicara Gus Nur dalam video wawancara yang diperkarakan.

"Saya melihat begini, saya merasa agak surprise dengan Gus Nur. Karena beliau ini NU tradisional. Nah saya tata negara saya pahami NU itu dekat pemerintahan. Tapi Gus Nur ini NU tapi kritis. Makanya saya tanya itu," kata Refly.

Dalam kesempatan itu Refly juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menentukan tema perbincangannya dengan Gus Nur.

Perbincangannya dengan Gus Nur disebut mengalir tanpa dibatasi tema tertentu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas