Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Komisi V DPR RI Apresiasi Respon Tim Gabungan yang Tangani Musibah Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ 182

Tim Gabungan telah berupaya sekuat tenaga dalam menangani musibah ini dan proses penanganannya disampaikan secara terbuka kepada media dan publik

Komisi V DPR RI Apresiasi Respon Tim Gabungan yang Tangani Musibah Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ 182
Istimewa
Rapat kerja terkait Penjelasan Musibah Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala Basarnas Marsdya TNI Bagus Puruhito, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, Kepala RS Polri Brigjen Pol Asep Hendradiana, Dirut Airnav Indonesia Pramintohadi Sukarno, dan Direksi Sriwijaya Air, Rabu (3/2/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi V DPR RI mengapresiasi respon cepat dari Tim Gabungan Kemenhub, Basarnas, KNKT, BMKG, TNI/POLRI, Jasa Raharja, Sriwijaya Air, masyarakat dan unsur terkait lainnya dalam penanganan Musibah Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ 182 PK CLC.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus dalam rapat kerja terkait Penjelasan Musibah Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Juga hadir Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala Basarnas Marsdya TNI Bagus Puruhito, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, Kepala RS Polri Brigjen Pol Asep Hendradiana, Dirut Airnav Indonesia Pramintohadi Sukarno, dan Direksi Sriwijaya Air, Rabu (3/2).

Menhub mengatakan, dalam penanganan musibah jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 telah mendapat sejumlah arahan dari Presiden Joko Widodo, yaitu untuk memaksimalkan upaya pencarian korban, membantu pemenuhan hal-hak dari keluarga korban, dan memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat.

“Tim Gabungan telah berupaya sekuat tenaga dalam menangani musibah ini dan proses penanganannya juga kami sampaikan secara terbuka kepada media dan publik.

Baca juga: Seorang Pimpinan Bank di Bantaeng Diduga Lecehkan Karyawan, Korban Tiba-tiba Dicium saat Bekerja

Kami akan terus mengawal penyelesaian santunan kepada keluarga korban dan sampai saat ini KNKT juga masih melakukan pencarian Cockpit Voice Recorder (CVR) yang akan sangat membantu mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan, dengan mendirikan homebase di Pulau Lancang, ,” kata Menhub.

Menhub mengungkapkan, sektor transportasi udara merupakan sektor transportasi yang di satu sisi paling aman tetapi di sisi lain beresiko tinggi dan menjadi sorotan masyarakat banyak.

Oleh karena itu, ia menjelaskan Kemenhub beserta stakeholder di sektor penerbangan akan terus berkomitmen meningkatan keselamatan dan keamanan penerbangan nasional.

“Saya minta rekan-rekan di sektor transportasi udara untuk memberikan upaya terbaik untuk terus meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan nasional, yang memang menjadi mandat dari regulasi penerbangan internasional, dan ini akan menjadi suatu image dari penerbangan kita di mata internasional,” ucap Menhub.

Lebih lanjut Menhub menjelaskan, Kemenhub terus melakukan upaya-upaya meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan nasional seperti  melakukan pemeriksaan terhadap kelaikan pesawat (ramp check) yang beroperasi di Indonesia baik secara rutin maupun sewaktu-waktu.

Baca juga: Pemerintah Kembali Bebaskan Pajak untuk Gaji Karyawan Hingga Juni 2021

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Yulis
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas