Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gejolak di Partai Demokrat

Soal Surat dari AHY ke Jokowi, Istana: Kami Tidak Perlu Menjawab Surat Tersebut

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengaku sudah menerima surat dari Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang ditujukan ke Jokowi.

Soal Surat dari AHY ke Jokowi, Istana: Kami Tidak Perlu Menjawab Surat Tersebut
Capture YouTube Sekretariat Presiden
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno saat jumpa pers terkait Peringatan HUT Ke-75 RI di Gedung Utama Kemensetneg, Jakarta, Senin (6/7/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengaku sudah menerima surat dari Ketua Umum Parta Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang ditujukan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait isu kudeta Partai Demokrat.

Dikatakan Pratikno, surat dari AHY tersebut diantar langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsa.

"Iya benar kami sudah menerima surat dari Pak AHY yang ditujukan ke bapak Presiden, diantar langsung oleh pak SekJen Partai Demokrat," kata Pratikno dalam keterangan yang diunggah YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/2/2021).

Terkait dengan surat itu, Pratikno menyatakan bahwa pihak istana merasa tidak perlu membalas surat yang disampaikan AHY.

Menurutnya, persoalan yang disampaikan AHY itu adalah bagian dari dinamika partai.

Istana merasa hal itu adalah urusan internal Partai Demokrat, oleh karenanya Presiden tak akan mencampurinya.

"Kami rasa kami tidak perlu menjawab surat tersebut, karena itu adalah perihal dinamika internal partai, itu adalah perihal perihal rumah tangga internal Partai Demokrat yang semuanya kan sudah diatur dalam AD/ART," terang Mensesneg.

Baca juga: Demokrat Nyatakan 100 Persen Tetap Solid Bersama AHY

Baca juga: Demokrat : Kader Diundang Moeldoko Akan Diberikan Dana Tanggap Bencana Alam, Tapi Malah Bicara KLB

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan dirinya telah mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (1/2/2021) pagi.

Tujuan AHY menyurati Jokowi ialah untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi terkait informasi adanya gerakan politik inkonstutional yang bermaksud untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa.

Berdasar informasi yang didapat, AHY menyebut ada keterlibatan sejumlah nama di lingkup pemerintahan Kabinet indonesia Maju.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas