Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rizieq Shihab Dipolisikan

Kejaksaan Putuskan Tahan Habib Rizieq Cs di Rutan Bareskrim Polri, Kecuali Dirut RS Ummi

Tujuh dari 8 tersangka dilakukan penahanan Rutan Salemba Cabang Bareskrim Polri di Jakarta Selatan

Kejaksaan Putuskan Tahan Habib Rizieq Cs di Rutan Bareskrim Polri, Kecuali Dirut RS Ummi
Tribunnews.com, Igman Ibrahim
Habib Rizieq Shihab. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim 
 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) Kejaksaan Agung menerima penyerahan tanggung jawab tersangka, barang bukti, dan 4 berkas perkara dugaan tindak pidana kekarantinaan kesehatan atas tersangka Habib Rizieq Shihab Cs pada Senin (8/2/2021).

Penyerahan tersebut dilaksanakan di Kantor Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI dan diterima oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

Berkas itu diserahkan langsung kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor. 

"Hal itu sesuai dengan locus delictie terjadinya dugaan tindak pidana yang disangkakan kepada para tersangka," kata Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Senin (8/2/2021).

Baca juga: Bareskrim Polri Serahkan Rizieq Shihab Cs ke Kejaksaan RI Hari Ini

Ia mengatakan, tujuh dari 8 tersangka dilakukan penahanan Rutan Salemba Cabang Bareskrim Polri di Jakarta Selatan.

Penahanan dilakukan selama 20 hari ke depan terhitung sejak tanggal 08 Februari 2021 sampai dengan 27 Februari 2021.

Baca juga: Tiga Berkas Perkara Rizieq Shihab Dinyatakan Lengkap

"Alasannya untuk mempermudah proses penyelesaian perkaranya dengan mempertimbangan unsur obyektif dan unsur subyektif tentang penahanan," jelas Leonard.

Leonard menjelaskan tersangka Direktur Utama RS UMMI Bogor Andi Tatat tak ditahan oleh Kejaksaan RI. Alasannya, dia memiliki peran sentral dalam penanganan Covid-19 sebagai pejabat utama RS UMMI Bogor.

"Tersangka dr. AA atas permohonan yang bersangkutan dan pertimbangan tenaganya sangat diperlukan dalam penanggulangan pandemi Covid-19 maka kepada yang bersangkutan tidak dikenakan penahanan," tandas dia.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas