Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kritik untuk Pemerintahan Jokowi

Siap Terima Kritik, Anies Baswedan: Kalau di Wilayah Publik, Kuping Tak Boleh Tipis, Dengarkan Saja

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku siap menerima kritik karena berada di wilayah publik, ingatkan kuping tidak boleh tipis.

Siap Terima Kritik, Anies Baswedan: Kalau di Wilayah Publik, Kuping Tak Boleh Tipis, Dengarkan Saja
Tribunnews/Herudin
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tiba Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, untuk memenuhi panggilan pemeriksaan di Ditreskrimum, Selasa (17/11/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku siap menerima kritik karena berada di wilayah publik, ingatkan kuping tidak boleh tipis. 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ikut menanggapi sorotan terhadap pejabat publik yang kerap menerima kritikan dari masyarakat.

Menurut pandangannya, setiap orang yang berada di wilayah publik harus tahan dan siap menerima kritik.

Untuk itu, iya menyarankan agar para pejabat publik dapat menerima dan mendengarkan sebuah kritik.

"Jadi kalau berada di wilayah publik maka kuping kita tidak boleh tipis, kita dengarkan saja," kata Anies dalam sebuah diskusi di akun YouTube TV One, Senin (15/2/2021) malam.

Menurut Anies, pada dasarnya sebuah kritikan itu sama dengan pendapat rakyat.

Termasuk sebuah kritik yang disampaikan dengan kata-kata kasar hingga cacian.

"Bila ungkapan disampaikan dengan akademik, baik-baik saja, bila ungkapan kritik dilakukan secara kasar, itu ekspresi kemampuan dia dalam mengungkapkan," kata Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pulo Gebang, Jakarta, Selasa (9/2/2021).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pulo Gebang, Jakarta, Selasa (9/2/2021). (Tribunnews.com/Lusius Genik)

"Tapi bagi saya yang sedang bekerja, ini semua adalah ungkapan pendapat rakyat."

"Baik yang mendukung, baik yang tidak mendukung, baik yang mencaci, baik yang kata-katanya kasar," tambah Anies.

Bedanya, lanjut Anies, kritikan yang diungkapkan dengan kata-kata kasar justru membuat malu pengkritik itu sendiri.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Inza Maliana
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas