Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mutasi dan Promosi Polri

Agus Andrianto Jadi Kabareskrim, IPW Ingatkan Kasus Kekerasan di Sigi, Laskar FPI dan Kompol Yuni Cs

IPW menilai tugas Kabareskrim baru Komjen Agus Andrianto cukup berat, sejumlah kasus dan peristiwa besar harus segera dituntaskan.

Agus Andrianto Jadi Kabareskrim, IPW Ingatkan Kasus Kekerasan di Sigi, Laskar FPI dan Kompol Yuni Cs
Tribun Medan
Komjen Pol Agus Andrianto. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) menilai tugas Komjen Agus Andrianto sebagai Kabareskrim yang baru di bawah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit cukup berat ke depan.

Ada beberapa hal yang dalam catatan IPW harus diselesaikan Komjen Agus.

"Masalah dalam dinamika masyarakat setahun setelah pandemi Covid cukup berat. Kebangkrutan sosial, PHK, pengangguran menganga di depan mata yang otomatis akan memicu angka kriminalitas," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangan yang diterima Tribunnews, Jumat (19/2/2021).

Baca juga: Kabareskrim Agus Andrianto: Tangani Bom di Polrestabes Medan dan Sibolga Sampai Perkelahian Polisi

Neta juga menyinggung kasus narkoba yang baru-baru ini menyusup ke internal Polri, saat Kompol Yuni selaku mantan Kapolsek Astana Anyar terjerat bersama anggotanya

"Tak kalah pelik, Polri masih punya utang kasus berat, di antaranya kasus penembakan laskar FPI di tol Cikampek, pembakaran gereja serta pembunuhan sekeluarga di Sigi, Sulawesi Tengah," lanjut Neta

"Kasus-kasus ini harus segera diselesaikan agar tidak menjadi api dalam sekam bagi masyarakat," pungkasnya.

Baca juga: HARTA KEKAYAAN Kabareskrim Baru Komjen Agus Andrianto, Rp 2,7 Miliar pada 2011

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menunjuk Komjen Agus Andrianto untuk menempati kursi jabatan Kepala Bareskrim Polri pada Kamis (18/2/2021).

Penunjukkan itu berdasarkan surat telegram rahasia (STR) dengan nomor ST/318/II/2021 tertanggal 18 Februari 2021.

STR tersebut ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Sutrisno Yudhi Hermawan atas nama Kapolri.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono pun membenarkan surat telegram rahasia tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Reza Deni
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas