Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi Bansos Covid di Kemensos

''Fee Lawyer'' Hotma Sitompul dari Tersangka Korupsi Bansos Ditelusuri KPK

KPK menduga pengacara Hotma Sitompul menerima “Fee Laywer” karena membantu menangani persoalan hukum di Kementerian Sosial saat dipimpin eks Mensos Ju

''Fee Lawyer'' Hotma Sitompul dari Tersangka Korupsi Bansos Ditelusuri KPK
/DANY PERMANA
Pengacara kondang Hotma Sitompul (tengah) mendatangi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menjenguk anak buahnya yang ditahan KPK, Mario Bernardo, Jakarta, Rabu (6/11/2013). Mario ditahan dan diajukan ke meja hijau karena diduga terlibat suap dalam pengurusan kasus di Mahkamah Agung. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bakal terus menelusuri sumber uang “Fee Lawyer” yang diterima pengacara kondang Hotma Sitompul dari tersangka kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Penyidik KPK sempat memeriksa Hotma Sitompul sebagai saksi, Jumat (19/2/2021).

Hotma Sitompul pun dicecar soal pembayaran “Fee Lawyer”.

"Terkait sumber dana masih akan ditelusuri lebih lanjut dan akan dikonfirmasi pada keterangan saksi-saksi lain," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangannya, Selasa (23/2/2021).

Sebelumnya, KPK menduga pengacara Hotma Sitompul menerima “Fee Laywer” karena membantu menangani persoalan hukum di Kementerian Sosial saat dipimpin eks Mensos Juliari Peter Batubara.

"Hotma Sitompul, Pengacara, didalami oleh tim penyidik KPK mengenai pengetahuannya terkait dengan adanya pembayaran sejumlah uang sebagai ‘Fee Lawyer’ karena adanya bantuan penanganan perkara hukum di Kemensos saat itu," ungkap Ali melalui keterangannya, Jumat (19/2/2021). 

Pengacara Hotma Sitompul usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta,Jumat (19/2/2021). KPK memeriksa Hotma Sitompul sebagai saksi bagi tersangka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kemensos Matheus Joko Santoso dalam penyidikan kasus dugaan suap pengadaan bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pengacara Hotma Sitompul usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta,Jumat (19/2/2021). KPK memeriksa Hotma Sitompul sebagai saksi bagi tersangka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kemensos Matheus Joko Santoso dalam penyidikan kasus dugaan suap pengadaan bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Juru bicara berlatar jaksa ini tak menjelaskan lebih jauh mengenai perkara hukum di Kemensos yang ditangani Hotma. 

Ali hanya menyebut pembayaran fee lawyer itu diduga diserahkan oleh Adi Wahyono selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos yang kini menyandang status tersangka penerima suap bersama Juliari. 

Baca juga: KPK Sebut Hotma Sitompul Terima Fee Lawyer dari Tersangka Suap Bansos Covid-19

"Pembayaran ‘Fee Lawyer’ tersebut diduga diberikan oleh tersangka AW (Adi Wahyono)," sebut Ali.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan mantan Mensos Juliari Peter Batubara sebagai tersangka penerima suap.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas