Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Asabri

Kasus Asabri, 41 Bidang Tanah Milik Letjen TNI (Purn) Soni Widjaja Kembali Disita di Bandung

Pihaknya belum bisa menjelaskan lebih rinci terkait kasus tersebut. Pihak penyidik masih akan mendalami lebih lanjut aset tersebut.

Kasus Asabri, 41 Bidang Tanah Milik Letjen TNI (Purn) Soni Widjaja Kembali Disita di Bandung
Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejaksaan Agung RI kembali menyita aset atau barang berharga yang terkait dengan dugaan perkara korupsi PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI).

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Febrie Adriansyah menyampaikan aset yang disita kali ini yaitu 41 bidang tanah di Bandung, Jawa Barat.

"Ada tambahan lagi di Bandung 41 bidang, luas belum tahu kita ya. 41 bidang tanah itu lagi cek sama anak-anak itu luasannya," kata Febrie di Kejagung RI, Jakarta, Senin (8/3/2021) malam.

Febrie menjelaskan aset yang disita tersebut diduga milik mantan Dirut Asabri 2016-2020 Letjen TNI (Purn) Soni Widjaja. Aset itu disita karena diduga berasal dari hasil kejahatan korupsi dalam kasus Asabri.

Baca juga: Kejagung Periksa Sepupu Benny Tjokro dalam Kasus Korupsi Asabri

Namun demikian, pihaknya belum bisa menjelaskan lebih rinci terkait kasus tersebut. Pihak penyidik masih akan mendalami lebih lanjut aset tersebut.

"Itu kita sita atas kepemilikan dari Soni ya, Pak Soni Widjaja," tandas dia.

Sebelumnya, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung telah mengajukan pemblokiran aset-aset tanah persil milik 7 orang tersangka korupsi PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI).

"Aset tanah persil sudah diajukan permohonan pemblokiran ke Kantor Badan Pertanahan Nasional," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Jumat (5/3/2021).

Baca juga: Kejagung Ajukan Pemblokiran Aset Tanah 7 Tersangka Asabri ke BPN, Terbanyak Aset Benny Tjokrosaputro

Leonard menjelaskan pemblokiran aset tanah persil itu untuk menutupi kerugian negara yang diperkirakan telah mencapai Rp 23 triliun.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas