Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Wacana Presiden 3 Periode

Waketum PKB Setuju Masa Jabatan Presiden 3 Periode

Jazilul Fawaid mengakui setuju dengan wacana masa jabatan presiden dari dua periode menjadi tiga periode.

Waketum PKB Setuju Masa Jabatan Presiden 3 Periode
Foto: Sekretariat Presiden
Joko Widodo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengakui setuju dengan wacana masa jabatan presiden dari dua periode menjadi tiga periode.

Namun, jika hal itu merupakan kehendak mayoritas masyarakat Indonesia.

"Setuju asal itu memang cerminan kehendak rakyat," kata Jazilul kepada wartawan, Senin (15/3/2021).

Wacana perpanjangan masa jabatan presiden kembali mengemuka usai mantan Ketua MPR RI Amien Rais menuding rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menyiapkan pasal untuk mengamendemen UUD 1945.

Baca juga: Mahfud MD Ungkap Jokowi Tak Setuju terkait Isu Perubahan Masa Jabatan Presiden Jadi 3 Periode

Jazilul menyatakan, bahwa PKB belum bersikap soal wacana tersebut.

"PKB masih belum membahas dan bersikap," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Mantan Ketua MPR RI Amien Rais mengungkapkan kecurigaannya terkait adanya usaha dari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menguasai semua lembaga tinggi negara.

Hal itu disampaikannya melalui akun YouTube Amien Rais Official, seperti dikutip Minggu (14/3/2021). 

"Tentu ini sangat berbahaya. Jadi sekarang sudah ada semacam publik opini yang mula-mula samar-samar sekarang semakin jelas ke arah mana rezim Jokowi ini untuk melihat masa depannya," ujar Amien.

Pendiri Partai Ummat itu curiga, rezim Presiden Jokowi akan mendorong adanya sidang MPR untuk melakukan perubahan terhadap dua pasal.

Satu di antara dua pasal itu, Amien mengatakan akan memberikan hak bagi presiden bisa dipilih tiga kali.

Namun begitu dia menegaskan bahwa semua hal itu masih menjadi dugaannya.

"Jadi mereka akan mengambil langkah pertama meminta sidang istimewa MPR ya mungkin satu dua pasal yang katanya perlu diperbaiki. Yang mana saya juga tidak tahu. Tapi kemudian nanti akan ditawarkan pasal baru yang kemudian memberikan hak bahwa presiden itu bisa dipilih tiga kali," ucap Amien.

Penulis: chaerul umam
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas