Tribun

Penanganan Covid

Nadiem: Kenyataannya Kita Harus Hidup dengan Virus Ini

Nadiem mengajak insan pendidikan untuk beradaptasi menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas di masa pandemi Covid-19 ini.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in Nadiem: Kenyataannya Kita Harus Hidup dengan Virus Ini
istimewa
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah telah mewajibkan sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka terbatas jika seluruh guru dan tenaga kependidikan di sekolah telah divaksin.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) dan sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka terbatas setelah vaksinasi guru rampung.

Nadiem mengajak insan pendidikan untuk beradaptasi menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas di masa pandemi Covid-19 ini.

"Kenyataannya adalah kita harus hidup dengan virus ini. Kita harus harus hidup dengan pandemi Covid-19," ucap Nadiem dalam webinar yang disiarkan channel Youtube FMB9ID_IKP, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Nadiem: Dana BOS Diprioritaskan untuk Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Menurut Nadiem, tidak ada pilihan lain selain membuka kembali sekolah. Langkah ini dilakukan untuk mencegah loss learning yang terjadi akibat pembelajaran jarak jauh berkepanjangan.

Penerapan protokol kesehatan yang ketat, menurut Nadiem, wajib dipenuhi oleh sekolah dalam menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas.

"Jadinya mau tidak mau, saya kira tidak punya opsi lagi. kita harus mulai melaksanakan sekolah tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat. Jadinya itu adalah situasinya sekarang," tutur Nadiem.

Kesiapan dalam menyiapkan pembelajaran, menurut Nadiem, telah didorong melalui program vaksinasi para pendidik dan tenaga kependidikan.

"Itu adalah yg kita dorong. Pak presiden sudah berkomitmen usahakan di akhir bulan Juni sampai bulan Juli itu sudah semua guru dan dosen kita, dan tenaga pendidik kita sudah divaksin," ucap Nadiem.

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), kata Nadiem, dapat dimanfaatkan untuk persiapan pembelajaran tatap muka terbatas. Kemendikbud telah memberikan fleksibilitas dalam penggunaan dana BOS.

Baca juga: Mendikbud Nadiem Makarim Minta Pemda Prioritaskan Guru Dalam Program Vaksinasi Covid-19

Seperti diketahui, Pemerintah akhirnya memutuskan untuk menggelar pembelajaran tatap muka terbatas untuk para satuan pendidikan di Indonesia. 

Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan sekolah wajib menerapkan pembelajaran tatap muka secara terbatas, setelah para pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah tersebut seluruhnya divaksin. 

"Setelah pendidik dan tenaga kependidikan di dalam satu sekolah sudah divaksinasi secara lengkap. Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, atau kantor Kemenag mewajibkan ya ya, mewajibkan satuan pendidikan tersebut menyediakan layanan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan," ujar Nadiem dalam konferensi pers virtual, Selasa (30/3/2021).

Keputusan ini ditetapkan melalui Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Dan Menteri Dalam Negeri Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas