Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

ZA Terduga Teroris Penyerang Mabes Polri Sering Ganti Nomor HP, Keluarga Sulit Komunikasi

ZA, terduga teroris yang menyerang Mabes Polri selama ini suka mengganti nomor HP. Keluarga pun sulit berkomunikasi.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in ZA Terduga Teroris Penyerang Mabes Polri Sering Ganti Nomor HP, Keluarga Sulit Komunikasi
Tangkap layar YouTube Kompas TV Live
Terduga teroris yang menyerang Mabes Polri, Rabu (31/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - ZA alias Zakiah Aini nekat menyerang Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021) sore seorang diri.

Zakiah diketahui merupakan mahasiswa yang drop out saat menginjak semester lima.

Aksi nekat ini bermula ketika Zakiah Aini masuk ke kompleks Mabes Polri melalui pintu belakang, yang biasa digunakan masyarakat untuk masuk ke wilayah tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, sejumlah polisi yang berjaga di pos tersebut.

Setiap orang yang hendak masuk harus melewati pemeriksaan tubuh dan barang bawaan.

Baca juga: Apa Itu Lone Wolf? Aksi ZA Terduga Teroris yang Serang Mabes Polri Sendirian, Ada 4 Tipe

Baca juga: Kesamaan Surat Wasiat ZA, Terduga Teroris Mabes Polri dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar

Tak dijelaskan bagaimana kronologi ZA berada di dalam Kompleks Mabes Polri sambil membawa senjata api.

Pelaku lalu berjalan ke arah pos penjaga di depan Mabes Polri.

Rekomendasi Untuk Anda

Pelaku sempat bertanya di mana lokasi kantor pos lalu diarahkan oleh petugas.

Setelah dari kantor pos, pelaku kemudian kembali ke pos penjaga lalu menyerang polisi.

Pos penjaga itu dekat dengan Gedung Rupatama, tempat Kapolri berkantor.

Menurut Kapolri, pelaku saat itu menembak sebanyak enam kali. Polisi kemudian menembak mati pelaku.

Jenazah pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk kepentingan otopsi.

Orang tua ZA menyusul ke RS setelah jenazah tiba di Ruang Instalasi Forensik.

Saat ini jenazah ZA telah dimakamkan di TPU Pondok Rangon.

Kapolri menjelaskan, sekitar 21 jam sebelum penyerangan rupanya ZA melakukan suatu aktivitas.

Baca juga: IPW Sebut Aksi Teror Zakiah ke Mabes Polri Mirip Pasukan Inong Baleh

Baca juga: Saat Bibir Ali Bergetar, Tak Menyangka Anaknya ZA Melakukan Aksi Teror di Mabes Polri

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas