Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kemenko PMK: Santri Harus Dibekali Ilmu Dunia 

Agus Sartono menilai pendidikan di pondok pesantren sejauh ini sudah cukup baik.

Kemenko PMK: Santri Harus Dibekali Ilmu Dunia 
WARTAKOTA/Nur Ichsan
Seratusan santriwan dan santriwati Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Al Lail, Kp Pondok Cikurus Rt 09/02 Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, menggelar pawai keliling menyambut datangnya bulan suci ramadan yang tinggal.satu pekan.lagi, Minggu (4/4/2021). Saat berkeliling kampung di sekitar kawassn.perumahan Graha Mekarsari.Indah inj mereka mengajak masyarakat akan datangnya bulan yang penuh rahmat, dan ampunan ini dengan penuh sukacita. (Wartakota/Nur Ichsan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Sartono menilai pendidikan di pondok pesantren sejauh ini sudah cukup baik.

Namun, menurut Agus, para santri seyogianya memperoleh pendidikan seimbang antara ilmu agama dan ilmu duniawi.

"Anak-anak pesantren selain belajar agama juga belajar dunia. Karena kita tidak bisa menafikkan anak-anak harus bisa mandiri sehingga mereka harus kita bekali ilmu dunia. Dunianya dulu yang kita kuasasi baru kemudian menuju akhirat yang lebih baik, sebagaimana doa yang selalu kita mohonkan," ujar Agus melalui keterangan tertulis, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Santriwatinya Dicabuli, Warga Bakar Tempat Mengaji di Garut, Pelakunya Masih Buron

Agus menyampaikan bahwa pemerintah telah berupaya melalui kerja sama beberapa perguruan tinggi yang memiliki Centre of Excellence untuk memberikan pelajaran ilmu tepat guna kepada para santri di ponpes.

"Saya berharap dan berpesan kepada para santri agar menjadi lebih mandiri. Kalau mereka bisa mandiri negara ini bisa makmur," ungkapnya.

Namun, ia mengakui bahwa keberhasilan pendidikan tidak lepas dari peran guru. Oleh

Sehingga, pemerintah memberikan kesempatan bagi para guru termasuk guru-guru di ponpes untuk mengikuti program PPPK.

Sehingga demikian, tutur Agus, harapannya para guru dapat memperoleh kesejahteraan yang lebih baik di samping hak-hak yang sudah diberikan oleh pemerintah maupun sekolah.

"Menyambut pelaksanaan pendidikan tatap muka (PTM) yang akan dimulai bulan Juli-Agustus mendatang, para guru dan tenaga pendidik juga akan kita prioritaskan untuk mendapatkan vaksin," ungkap Agus. 

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah membuat kebijakan untuk kembali melaksanakan PTM di tengah pandemi yang hingga kini masih berlangsung. 

Agus pun berpesan seluruh stakeholder di lingkungan pendidikan termasuk ponpes agar selalu menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19.

"Para guru sekalipun nanti sudah divaksin jangan lengah karena vaksin bukan satu-satunya. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita. Kalau kita taat menjalankan protokol kesehatan, bukankah ini juga bagian dari keimanan kita karena bukan hanya menjaga kita tapi juga menjaga keselamatan orang lain. Jadi di setiap kesempatan, anak-anak harus terus diingatkan," pungkas Agus.

Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas