Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sepak Terjang Sabinus Waker, Pimpinan KKB Papua yang Tembak Mati Guru SD, Dikenal Kejam

Pelaku penembakan adalah Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua pimpinan Sabinus Waker.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Sepak Terjang Sabinus Waker, Pimpinan KKB Papua yang Tembak Mati Guru SD, Dikenal Kejam
Puspen TNI/Puspen TNI
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali berulah dan kali ini menembak seorang warga sipil, Ramli (32 th) di Kampung Bilorai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Senin (8/2/2021). (TRIBUNNEWS/PUSPEN TNI) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang guru SD di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (8/4/2021) sekira pukul 09.30 WIT.

Pelaku penembakan adalah Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua pimpinan Sabinus Waker.

Guru SD yang tewas itu adalah Oktovianus Rayo (43).

Guru SD ini ditembak saat berada di dalam kios miliknya.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri, menjelaskan, korban didatangi pelaku lalu di tembak di dalam kios.

"Diduga pelaku menembak dengan menggunakan senjata laras pendek," ujarnya.

Baca juga: Kronologi Guru SD Tewas Ditembak KKB di Puncak Papua, Pelaku Diduga Pakai Senjata Api Laras Pendek

Kata Kapolda, korban tewas dengan dua luka tembak di bagian tubuh.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara rekan korban yang mengetahui kejadian itu langsung berlari ke dalam hutan untuk berlindung.

"Korban meninggal dengan dua tembakan di bagian rusuk dan perut sebelah kanan"

"Rekan korban sempat dikabarkan hilang, namun berhasil ditemukan oleh warga dalam kondisi selamat," katanya.

Aksi yang dilakukan para pelaku, tambah Kapolda merupakan aksi biadab.

Dikarenakan korban merupakan pejuang kemanusiaan yang bertanggung jawab untuk mendidik anak bangsa.

"Seharusnya tenaga pendidik dan kesehatan harus dilindungi, karena mereka adalah unjung tombak untuk membangun generasi penerus bangsa kedepan khususnya anak-anak Papua," kata dia.

Mathius menjelaskan, pihaknya belum mengetahui pasti motif di balik penembakan oleh Sabinus Waker serta kelompoknya.

Dari informasi yang diperoleh, kata dia, keberadaan Sabinus di Puncak atas undangan dari Lekagak Telenggen.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas