Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kerumunan Massa di Acara Rizieq Shihab

Bima Arya: Saya dapat Informasi dari Kontak Tak Dikenal Soal Keberadaan Rizieq di RS UMMI

Bima Arya mengaku sempat menerima informasi dari nomor tidak dikenal terkait keberadaan Rizieq Shihab di Bogor tepatnya di RS UMMI.

Bima Arya: Saya dapat Informasi dari Kontak Tak Dikenal Soal Keberadaan Rizieq di RS UMMI
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Wali Kota Bogor Bima Arya menghadiri persidangan terdakwa Muhammad Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021) untuk diperiksa sebagai saksi. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wali Kota Bogor Bima Arya hadir dalam persidangan lanjutan Muhammad Rizieq Shihab (MRS) sebagai saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di kasus test swab RS UMMI Bogor, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021).

Dalam persidangan itu, pria yang karib disapa Kang Bima itu mengaku sempat menerima informasi dari nomor tidak dikenal terkait keberadaan Rizieq Shihab di Bogor tepatnya di RS UMMI.

Hal tersebut dijelaskan Kang Bima saat Ketua Majelis Hakim Khadwanto meminta Bima menjelaskan kronologi terkait yang dirinya ketahui perihal perkara yang menjerat eks Pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu.

Baca juga: H-1 Kedatangan Rizieq Shihab, Massa Penjemput Datangi Bandara Soekarno Hatta

Dalam pertanyaannya, Majelis Hakim meminta Bima untuk menjelaskan asal informasi yang didapat terkait keberadaan Rizieq saat jalani perawatan di RS UMMI.

Menjawab hal tersebut, Bima mengatakan bahwa dirinya menerima pesan dari nomor yang tidak dikenal melalui aplikasi WhatsApp pribadinya.

"Ada wa masuk ke dalam wa saya dari pusat bahwa ada Habib Rizieq Shihab di RS UMMI," kata Bima saat memberikan kesaksiannya di PN Jakarta Timur.

Kendati demikian dalam kesaksiannya, Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor itu tak menjelaskan secara detail soal informasi dari nomor tak dikenal tersebut.

Baca juga: Prostitusi di Apartemen Bogor: Warga Curiga ABG Keluar Masuk Kamar, Polisi Sita Miras Anggur Merah

Bima hanya mengatakan, dalam pesan tersebut, dia disarankan untuk menghubungi kontak terdakwa lainnya yakni Direktur Utama RS UMMI Andi Tatat.

"Lalu saya disarankan untuk konfirmasi kepada Dirut RS UMMI Dokter Andi Tatat, karena dia direksinya," tuturnya

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas