Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jadi Relawan Vaksin Nusantara, Sosok Ini Mengaku Tak Diajak Siapapun dan Hubungi Terawan Langsung

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Nihayatul Wafiroh mengaku berinisiatif sendiri ingin menjadi relawan vaksin Nusantara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Inza Maliana
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Jadi Relawan Vaksin Nusantara, Sosok Ini Mengaku Tak Diajak Siapapun dan Hubungi Terawan Langsung
Tangkap layar Youtube Kompas TV
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB, Nihayatul Wafiroh mengaku berinisiatif sendiri ingin menjadi relawan vaksin Nusantara. 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB, Nihayatul Wafiroh menceritakan pengalamannya menjadi relawan vaksin Nusantara yang dipelopori oleh mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

Wanita yang akrab disapa Nini ini hadir bersama puluhan anggota DPR lainnya di RSPAD Gatot Soebroto untuk menjadi relawan vaksin pada Rabu (14/4/2021) kemarin.

"Saya (menjadi relawan, red) dengan beberapa anggota komisi XI dan juga ada Wakil Ketua DPR Pak Sufmi Dasco."

Baca juga: Fakta-fakta Polemik Vaksin Nusantara: Diragukan Para Ahli, Disambut Baik Tokoh Politik

"Kita diambil sel darahnya lalu pada Kamis depan, 8 hari lagi, sel darah yang sudah dikenalkan kepada virus Covid-19 itu dimasukan kembali ke tubuh," kata Nini, dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Kamis (15/4/2021).

Nini mengaku kesediaannya menjadi relawan vaksin Nusantara yang tengah menjadi sorotan ini tidak diintervensi oleh pihak manapun.

Bahkan, Nini yang tertarik menjadi relawan sampai mencari informasi mengenai vaksin ini dengan inisiatifnya sendiri.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh (dpr.go.id/ Foto : Jaka/mr)

"Saya secara personal mencari info, saya kontak sendiri ke Pak Terawan dan ke peneliti kita berdiskusi."

Rekomendasi Untuk Anda

"Baik diskusi di komisi XI (DPR RI) maupun secara pribadi," ungkap Nini.

Nini pun membantah kesediaannya menjadi relawan karena ajakan dari pihak-pihak tertentu.

"Ini sifatnya sukarelawan jadi tidak ada pemaksaan."

"Secara sukarelawan kita datang, jadi tidak ada yang mengajak dan diajak," jelasnya.

Baca juga: BPOM Soroti Peran Perusahaan Amerika Serikat AIVITA Biomedical dalam Vaksin Nusantara

Di sisi lain, Nini pun menceritakan pengalamannya saat menjadi relawan vaksin Nusantara.

Menurutnya, tidak hanya dari anggota DPR RI saja yang terlibat menjadi relawan pada Rabu (14/4/2021) kemarin.

Ada juga pihak lain yang ikut terlibat menjadi relawan, seperti dari anggota kepolisian.

"Ada beberapa orang bukan dari anggota DPR saja, ada anggota kepolisian juga," ungkapnya.

Vaksinator mempersiapkan vaksin Covid-19 yang akan disuntikkan kepada warga di Kampung Tangguh Jaya (KTJ) Cideng, Jakarta, Sabtu (10/4/2021). Polda Metro Jaya memanfaatkan 500 KTJ, mal, dan tempat pelayanan umum lainnya yang akan memberikan pelayanan kepada masyarakat agar lebih mudah melakukan vaksinasi. Tribunnews/Herudin
Vaksinator mempersiapkan vaksin Covid-19 yang akan disuntikkan kepada warga di Kampung Tangguh Jaya (KTJ) Cideng, Jakarta, Sabtu (10/4/2021). Polda Metro Jaya memanfaatkan 500 KTJ, mal, dan tempat pelayanan umum lainnya yang akan memberikan pelayanan kepada masyarakat agar lebih mudah melakukan vaksinasi. Tribunnews/Herudin (Tribunnews/Herudin)
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas