Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bareskrim Polri Sita 1 Triliun Mata Uang Zimbabwe Dari Rumah Bos EDCCash

Bareskrim Polri menyita sejumlah mata uang asing dari rumah pasangan suami-istri AY dan S yang merupakan CEO investasi bodong EDC Cash.

Bareskrim Polri Sita 1 Triliun Mata Uang Zimbabwe Dari Rumah Bos EDCCash
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bareskrim Mabes Polri. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bareskrim Polri menyita sejumlah mata uang asing dari rumah pasangan suami-istri AY dan S yang merupakan CEO investasi bodong EDC Cash.

Termasuk, 1 triliun mata uang Zimbabwe turut diamankan polisi dari tangan tersangka.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Helmy Santika menyebut pihaknya memang menemukan banyak mata uang asing saat menggeledah kediaman pelaku.

Selain mata uang Zimbabwe, penyidik juga menemukan pecahan mata uang Euro, Dolar Hongkong, Rial Iran, dan Pound Mesir.

Baca juga: Bareskrim Tetapkan 6 Orang Sebagai Tersangka Investasi Bodong EDC Cash, CEO-nya Ikut Ditahan

"Ada uang cash yang terdiri dari pecahan rupiah sekitar Rp 3,3 miliar cash, kemudian pecahan euro total 6,020 juta euro, pecahan Hongkong 1 miliar, pecahan mata uang Zimbabwe 1 triliun, pecahan mata uang Iran ada 19.600 dan Mesir 100," kata Helmy di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/4/2021).

Namun demikian, Helmy menyatakan pihaknya masih tengah berkoordinasi dengan kedutaan besar negara setempat untuk memastikan keaslian uang-uang tersebut.

"Ini nanti akan kita lakukan konfirmasi kepada kedutaan yang bersangkutan. Apakah uang ini real atau tidak. Namun kalau dilihat jumlahnya ada pecahan euro tadi total 6,020 juta," katanya.

Baca juga: Perdaya 70 Ribu Korban, Investasi Bodong EDC Cash Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Dalam kasus ini, Polri telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka yaitu AY, S, JBA, ED, AWH, dan MRS. Diketahui, AY dan S merupakan pasangan suami istri yang juga leader investasi bodong EDC Cash.

EDCCash sendiri merupakan modus penipuan memakai skema multi level marketing (MLM).

Artinya, setiap nasabah yang direkrut diminta untuk membawa nasabah baru untuk diajak.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas