Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hari Bumi

PSI Minta KLHK Revisi Target Emisi Nol

Dimana Global Climate Risk Index 2021 menempatkan Indonesia dalam rangking 3 dunia untuk resiko bencana.

PSI Minta KLHK Revisi Target Emisi Nol
psi.id
Direktur Lingkungan Hidup Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mikhail Gorbachev Dom (kanan) saat jadi pembicara diskusi beberapa waktu lalu. (Foto diambil sebelum pandemi Covid-19). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Lingkungan Hidup Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mikhail Gorbachev Dom mengajak pemerintah, sektor swasta dan masyarakat berkontemplasi soal bumi Indonesia yang sedang sakit dan kaitannya dengan kebijakan iklim di Indonesia dalam hal ini Long-term Strategy on Low Carbon and Climate Resilience Indonesia (LTS LCCR) dan Nationally Determined Contribution (NDC).

Mikhail Gorbachev Dom menyampaikan hal tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Bumi pada Kamis (22/4/2021) hari ini.

Gorba, panggilan akrabnya menyoroti tiga hal.

Pertama, dia mengajak publik tidak lagi memandang bencana akibat iklim sebagai bencana yang memiliki penyebab tunggal, dimana banjir besar di berbagai daerah dalam beberapa tahun terakhir, badai Seroja yang baru saja mengamuk di NTT bukan hanya akibat dari curah hujan ekstrim, tapi juga imbas dari kebijakan energi kita.

Baca juga: Ciri-ciri Planet dalam Tata Surya dan 6 Lapisan Atmosfer Pembentuk Bumi

Yakni kebijakan kehutanan kita, kebijakan industri kita, kebijakan transportasi serta pola hidup kita, pemilihan alat transport, perilaku penggunaan listrik, bahkan sampah yang kita timbulkan.

"Cuaca ekstrim tidak datang tiba-tiba, tapi itu akibat dari apa yang kita semua lakukan. Indonesia kini sedang dalam kondisi darurat iklim," ucap Gorba.

Dimana Global Climate Risk Index 2021 menempatkan Indonesia dalam rangking 3 dunia untuk resiko bencana.

Karena itu, menurut Gorba, sangat tidak layak KLHK mengeluarkan target 2070 untuk Indonesia nol emisi dalam LTS LCCR Indonesia.

Kata dia, Indonesia harusnya mengeluarkan usaha ekstra untuk bersama sama dengan negara lain di dunia mengusahakan emisi nol di 2050 sebab ini adalah situasi darurat iklim, harus ada sense of urgency atau rasa darurat di sana.

Meski begitu Gorba mengapresiasi bahwa dalam dokumen NDC yang akan segera dikeluarkan strategi adaptasinya dibuat lebih konkret oleh KLHK.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas