Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kapal Selam Nanggala Hilang Kontak

Anggota Komisi I DPR Ajak Masyarakat Berdoa Keselamatan Kru KRI Nanggala 402

Komisi I mengajak masyarakat berdoa agar kapal selam KRI Nanggala 402 bisa segera ditemukan dan para penumpangnya dalam keadaan selamat. 

Anggota Komisi I DPR Ajak Masyarakat Berdoa Keselamatan Kru KRI Nanggala 402
Tangkapan Layar Youtube Kompas TV
Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono beberkan riwayat penggunaan kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak pada hari Rabu (21/4/2021) di Perairan Laut Utara, Bali, Kamis (22/4/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI fraksi PPP Muhammad Iqbal menyampaikan keprihatinan atas hilangnya kapal selam KRI Nanggala 402

Ia pun mengajak masyarakat berdoa agar kapal selam KRI Nanggala 402 bisa segera ditemukan dan para penumpangnya dalam keadaan selamat. 

"Sehingga Indonesia tidak lagi kehilangan anak-anak bangsa yang mempunyai kontribusi dan kemampuan yang bisa diandalkan untuk negeri ini," kata Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Pasca Hilangnya Kapal Selam Nanggala 402, Komisi I DPR Minta Kemhan Evaluasi Alutsista Tua

Iqbal juga mengatakan, pihaknya mendukung langkah-langkah TNI dalam rangka menemukan kapal KRI Nanggala 402 dengan segera, termasuk bekerjasama dengan tentara negara-negara sahabat seperti Singapura, Malaysia, Australia, dan negara lainnya. 

Ia juga berharap, kerjasama ini bisa menemukan titik keberadaan KRI Nanggala 402 dan menyelamatkan semua penumpang yang ada.

Sementara, Sekretaris Fraksi PPP MPR RI ini mengatakan, hilangnya kapal selam KRI Nanggala 402 ini diharapkan bisa digunakan TNI untuk mengevaluasi alutsista yang dimiliki. 

Baca juga: Prabowo Minta Masyarakat Berdoa Agar 53 Kru Kapal Selam KRI Nanggala 402 Segera Ditemukan

TNI harus memastikan bahwa alutsista yang saat ini masih dipergunakan masih dalam keadaan layak untuk dipakai. Sehingga menjamin keselamatan pasukan selama bertugas maupun sedang latihan. 

"Dalam rangka evaluasi ini, TNI harus mengaudit alutsista yang dimiliki, sehingga setiap alutsista yang dimiliki bisa diketahui kondisinya," jelasnya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas