Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

KTT ASEAN

BKSAP DPR RI Menilai Pemimpin Junta Militer Myanmar Tak Pantas Hadiri KTT ASEAN

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Achmad Hafisz Tohir menilai pemimpin Junta Militer Myanmar tak pantas hadiri KTT ASEAN.

BKSAP DPR RI Menilai Pemimpin Junta Militer Myanmar Tak Pantas Hadiri KTT ASEAN
AFP
Panglima AD Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Achmad Hafisz Tohir menilai pemimpin Junta Militer Myanmar tak pantas hadiri KTT ASEAN. 

TRIBUNNEWS.COM - Dikabarkan pemimpin Junta Militer Myanmar akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN) yang digelar siang ini di Jakarta, Sabtu, (24/3/2021).

Dalam KTT tersebut, para pemimpin atau perwakilan negara ASEAN akan membahas krisis yang terjadi di Myanmar.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Achmad Hafisz Tohir menilai pemimpin Junta Militer Myanmar tak pantas menghadiri acara KTT tersebut.

Karena, menurutnya, pemimpin Junta Militer itu telah merebut kekuasan dengan menciderai demokrasi.

Baca juga: Fakta-fakta KTT ASEAN, Pemimpin Junta Militer Myanmar Akan Hadir hingga Persiapan Polda Metro Jaya

Baca juga: PM Kamboja Tiba di Jakarta Menghadiri KTT ASEAN

"Ini menciderai demokrasi sebagai peradaban yang terbaik dalam sistem pertukaran kekuasaan,” kata Hafisz, dikutip dari dpr.go.id, Sabtu (24/4/2021).

Sebagai tuan rumah, Indonesia perlu mendesak Myanmar untuk segera menghentikan segala kekerasan yang terjadi akibat krisis politik di negaranya.

Hafisz mengatakan, Indonesia punya hak untuk mengekstradisi para pelaku kudeta tersebut.

Disebutkannya, krisis yang terjadi Myanmar menjadi masalah regional ASEAN menyangkut kemanusiaan dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Dengan kasus ini, ASEAN akan diuji apakah dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi Myanmar tersebut.

Wakil Ketua Komisi XI DPR, Achmad Hafisz Tohir
Wakil Ketua Komisi XI DPR, Achmad Hafisz Tohir (TRIBUNNEWS/SYAHRIZAL SIDIK)

Baca juga: Kepada PM Vietnam, Jokowi Tegaskan Posisi Indonesia Soal Myanmar Sudah Jelas

Baca juga: Tujuh Kepala Negara ASEAN dan Pemimpin Junta Militer Myanmar Akan Hadir di Jakarta

"Atas case ini, maka ASEAN sedang diuji apakah bisa mnyelesaikan masalah krusial ini. Mengingat, ini bukan masalah internal bagi Myanmar saja, tetapi merupakan krisis kemanusiaan dan HAM besar yang berdampak bagi seluruh kawasan sekitar Myanmar."

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Shella Latifa A
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas