Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gempa Kekuatan 5,2 SR Guncang Bali dan Jawa Timur, Terasa di Denpasar, Banyuwangi hingga Jember

Gempa tektonik di wilayah Bali, Jumat (30/4/2021) pada pukul pukul 06.20 WITA, terasa di Denpasar, Kuta, Ubud, Tabanan, Banyuwangi hingga Jember

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Daryono
zoom-in Gempa Kekuatan 5,2 SR Guncang Bali dan Jawa Timur, Terasa di Denpasar, Banyuwangi hingga Jember
Tangkap Layar Twitter @infoBMKG
Gempa tektonik di wilayah Bali, Jumat (30/4/2021) pada pukul pukul 06.20 WITA 

TRIBUNNEWS.COM - Terjadi gempa tektonik di wilayah Bali, Jumat (30/4/2021) pada pukul pukul 06.20 WITA, pagi tadi.

Dikutip dari akun Twitter @infoBMKG, Jumat (30/4/2021), gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah ini berkekuatan magnitudo 5,2.

Sebelumnya, hasil analisis BMKG dalam informasi menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan magnitudo 5,1.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa tersebut ada di koordinat 9,42 LS dan 114,06 BT.

Titik pusat lokasi terjadinya gempa berada di laut, 133 km arah Barat Daya Kota Jembrana, Kabupaten Negara, Bali pada kedalaman 54 km.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Hari Ini, Jumat 30 April 2021: Banjarmasin Hujan Petir, Denpasar Cerah

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Sukabumi Jawa Barat, Dirasakan hingga Bogor

Kendati lokasi terjadinya gempa berada di laut, BMKG menginformasikan tidak menunjukkan adanya potensi tsunami.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tegasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal.

Jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, kejadian gempa bumi ini terjadi akibat aktivitas subduksi.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi," ujar Bambang, Jumat (30/4/2021) dalam keterangannya.

Baca juga: Korban Gempa Ini Pilih Tinggal di Kandang Kambing daripada Posko Pengungsian: Cucu Saya kan Nakal

Bambang juga mengatakan, hasil analisis mekanisme sumber tersebut, menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik," kata Bambang.

Getaran dari guncangan gempa bumi ini dirasakan di sejumlah wilayah Bali hingga Jawa Timur.

Wilayah tersebut yakni, Denpasar, Kuta, Ubud, Tabanan, Banyuwangi hingga Jember.

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu," kata dia.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas