Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini 3 Kemungkinan Skenario di Pilpres 2024, Diantaranya Prabowo Vs Anies

Dua hasil survei mengenai sosok calon presiden (Capres) 2024 dipublikasikan pekan ini.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Ini 3 Kemungkinan Skenario di Pilpres 2024, Diantaranya Prabowo Vs Anies
Kompas TV
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Sumber: KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOM, Dokumentasi @DKIJakarta/INSTAGRAM, Pemprov Jateng) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua hasil survei mengenai sosok calon presiden (Capres) 2024 dipublikasikan pekan ini.

Dua survei itu adalah Survei Litbang Kompas dan Survei Indikator Politik Indonesia.

Hasil surveinya nyaris sama.

Tiga tokoh yakni Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Gubernur DKI Anies Baswedan, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masuk tiga besar capres papan atas jika Pilpres diadakan saat ini.

Terkait hal itu, Pengamat Politik M Qodari mengatakan bisa jadi ada tiga skenario di Pilpres 2024.

Skenario pertama

Muncul pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Prabowo di Pilpres 2024.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Qodari, survei calon Presiden 2024 yang diselenggarakan Litbang Kompas pada April 2021 menunjukkan nama Jokowi dan Prabowo memiliki elektabilitas tertinggi dibandingkan nama-nama tokoh lainnya.

"Jadi bisa saja Jokowi-Prabowo versus kotak kosong di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024," ujarnya.

Dikatakan kalau misalnya bisa diadakan perubahan menjadi 3 periode maka yang akan paling kuat tetap Jokowi.

Soal Pilpres, menurut Qodari, adalah bicara partai politik yang mendukung capres.

Baca juga: Survei Indikator: 74 Persen Responden Menilai Prabowo Pantas Jadi Menteri Presiden Jokowi

Meskipun ada sosok yang populer tapi tidak memiliki partai politik maka tidak akan maju di Pilpres.

Dia mencontohkan Anies dan Ganjar.

Meskipun keduanya masuk tiga besar capres potensial namun Ganjar dan Anies tidak punya partai politik.

"Ganjar punya partai tapi bukan dia kuncinya. Kuncinya ada di Bu Mega. Kalau Bu Mega oke yah dicalonkan. Anies juga tidak punya partai," katanya.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas