Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi Bansos Covid di Kemensos

Nasib 2 Penyuap Eks Mensos Juliari Batubara Diketok Hakim Hari Ini

Dua terdakwa pemberi suap ke mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara akan menghadapi sidang putusannya hari ini, Rabu (5/5/2021).

Nasib 2 Penyuap Eks Mensos Juliari Batubara Diketok Hakim Hari Ini
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Harry Van Sidabukke memperagakan pembayaran suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek pada Kementerian Sosial RI lewat sebuah gitar berisi uang Rp 150 juta. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua terdakwa pemberi suap ke mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara akan menghadapi sidang putusannya hari ini, Rabu (5/5/2021).

Kedua terdakwa tersebut yakni, konsultan hukum Harry Van Sidabukke dan Presiden Direktur PT Tiga Pilar Agro Ardian Iskandar Maddanatja.

Sidang putusan terkait kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek dengan terdakwa Harry Sidabukke dan Ardian Iskandar tersebut bakal digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Merujuk laman resmi sipp.pn-jakartapusat.go.id, sidang dengan agenda pembacaan putusan untuk terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja, rencananya digelar pukul 10.00 WIB di ruang sidang Kusuma Admadja 4.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Harry Sidabukke dan Ardian Iskandar agar dijatuhi hukuman masing-masing 4 tahun penjara.

Baca juga: Uang Suap Bansos Covid-19 Ditampung Anak Buah Juliari Batubara di Koper PNS Kemensos

Selain itu, keduanya juga dituntut untuk membayar denda senilai Rp100 juta subsidair 4 bulan kurungan.

Jaksa meyakini keduanya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah menyuap mantan Mensos Juliari Batubara sebesar Rp3,2 miliar.

Suap tersebut diyakini agar perusahaan atau vendor yang diajukan oleh kedua terdakwa diloloskan untuk menggarap proyek pengadaan bansos untuk penanganan Covid-19.

Jaksa menyebut Harry Van Sidabukke menyuap Juliari Batubara sebesar Rp1,28 miliar.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas