Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bunuh 4 Petani, TB Hasanuddin Desak Pemerintah Segera Tumpas Kelompok Teroris MIT Sebelum Besar

Ia mendesak pemerintah agar segera memburu para pelaku teror yang telah membunuh rakyat dengan membentuk pasukan gabungan TNI-Polri.

Bunuh 4 Petani, TB Hasanuddin Desak Pemerintah Segera Tumpas Kelompok Teroris MIT Sebelum Besar
Tribun Palu
Satgas memburu anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali kalora di Poso, Sulawesi Tengah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin mengecam keras kebrutalan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang membunuh empat warga Desa Kalemago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (11/5).

Menurutnya, MIT sudah sangat kelewatan lantaran membunuh rakyat yang tak berdosa.

"Empat orang yang dibunuh MIT ini murni para petani yang harus dilindungi oleh negara. MIT sudah kelewatan membunuh rakyat yang tidak berdosa dan tidak tahu apa apa," kata Hasanuddin kepada Tribunnews, Jumat (14/5/2021).

Hasanuddin menyoroti aksi MIT sudah menebarkan teror di lingkungan masyarakat

Ia mendesak pemerintah agar segera memburu para pelaku teror yang telah membunuh rakyat dengan membentuk pasukan gabungan TNI-Polri.

"Pasukan gabungan ini harus mempunyai kemampuan khusus sehingga mampu mengejar para teroris dan bertempur di hutan hutan dan gunung," ucap politikus PDI Perjuangan ini.

Hasanuddin menilai saat ini jumlah pasukan dan senjata yang dimiliki MIT masih terbatas.

Baca juga: PSI Kutuk Pembunuhan Warga di Poso oleh Mujahidin Indonesia Timur

Karenanya, kata dia, harus segera diselesaikan sebelum mereka menjadi besar.

"Harus segera ditumpas, jangan sampai rakyat menjadi korban lagi," ucapnya.

Sebelumnya, empat korban yang menjadi sasaran pembunuhan MIT adalah Lukas Lese, Marten Solo, Paulus Papah dan Simson Susah.

Saat itu korban sedang memanen buah kopi ketika didatangi lima anggota kelompok teroris MIT. 

Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas