Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Akun Telegram Direktur KPK yang Diretas Belum Pulih

Telegram dan akun WhatsApp Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK, Sujanarko diretas.

Akun Telegram Direktur KPK yang Diretas Belum Pulih
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Direktur PJKAKI KPK Sujanarko saat Webinar bersama Tribunnews.com yang mengangkat tema 'Polemik TWK Pegawai KPK Mereka Didepak Mereka Bicara', Selasa (18/5/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Akun Telegram milik Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sujanarko hingga kini belum pulih.

Diketahui, Sujanarko merupakan satu di antara korban peretasan media sosial.

Ia cukup vokal menyuarakan kebobrokan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Perlu waktu, karena password-nya punya peretas, untuk mereset perlu waktu satu minggu," kata Sujanarko kepada Tribunnews.com, Sabtu (22/5/2021).

Baca juga: Dapat Laporan Masyarakat, KPK Usut Kasus Korupsi Baru di Papua

Selain diretas Telegram-nya, akun WhatsApp Sujanarko turut diretas.

Akan tetapi, tidak butuh waktu lama berhasil dipulihkan.

Ia berkata bahwa sejauh ini tidak ada hal aneh yang dilakukan oleh peretas dengan akun WhatsApp dan Telegram.

Sujanarko mengaku belum menerima kabar bahwa ada yang menggunakan nomor dia untuk mengirimkan pesan aneh kepada kontak-kontak yang ia punya.

"Belum ada," katanya.

Baca juga: Sujanarko Sebut 2 Pimpinan KPK Berpihak Kepada 75 Pegawai yang Tak Lolos TWK

Dari 75 pegawai yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dalam TWK, hingga akhirnya dinonaktifkan pimpinan KPK, kata Sujanarko, tidak ada lagi media sosialnya yang kena retas.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas