Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kasus Asabri

5 Perusahaan Manajer Investasi Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Asabri

Kejaksaan Agung memeriksa 5 orang saksi yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada PT Asabri (Persero).

5 Perusahaan Manajer Investasi Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Asabri
ISTIMEWA
Kejaksaan Agung memindahkan barang bukti yang terkait dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi di PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) milik tersangka Jimmy Sutopo. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa 5 orang saksi yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada PT Asabri (Persero).

Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer menyatakan kelima saksi yang diperiksa berasal dari perusahaan manajer investasi yang diduga terlibat dalam perkara Asabri.

Kelima saksi yang diperiksa adalah RO selaku Direktur PT. Oso Manajemen Investasi dan JMF selaku Direktur Utama PT. Victoria Management Investasi.

Kemudian, RJ selaku Direktur Utama PT. Citra Langgeng Otomotif dan BP selaku Direktur PT. Anugrah Semesta Investama atau Komisaris PT Treasure Fund Investama.

"Saksi diperiksa terkait pendalaman keterlibatan Manajer Investasi (MI) dalam perkara PT Asabri (Persero)," kata Leonard dalam keterangannya, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Asabri Serahkan Santunan Rp 450 Juta Kepada Istri Praka Alif

Saksi terakhir yang diperiksa adalah TAW selaku Direktur Utama PT. Asia Raya Kapital.

Menurut Leo, saksi ini diperiksa dalam kaitan pembelian reksadana Asabri di tempat tersebut.

"Saksi diperiksa terkait Reksadana milik PT. Asia Raya Kapital yang dibeli/disubcribe oleh PT. Asabri," jelasnya.

Leo menuturkan pemeriksaan saksi dilakukan untuk keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang terjadi di Asabri.

"Yang dia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT Asabri," pungkasnya.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas