Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Di ILC 109, RI Tunjukkan Revitalisasi Omnibus Law

ILC merupakan pertemuan tertinggi dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) yang membahas isu-isu terkait dunia kerja. 

Di ILC 109, RI Tunjukkan Revitalisasi Omnibus Law
dok. Kemnaker
Menaker Ida Fauziyah 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia turut berpartisipasi di penyelenggaraan International Labour Conference (ILC) ke-109 bertemakan Work in the Time of COVID pada 7 - 19 Juni 2021.

ILC merupakan pertemuan tertinggi dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) yang membahas isu-isu terkait dunia kerja. 

Menteri Ketenagakerjaan Indonesia, Ida Fauziyah menyoroti upaya Pemerintah Indonesia dalam pemulihan dampak pandemi terhadap dunia kerja. 

Ini merupakan tiga fokus utama yang disampaikan oleh Delegasi Indonesia dari unsur Pemerintah, Pekerja, dan Pengusaha dalam Sesi Pleno International Labour Conference (ILC) ke-109 bertemakan Work in the Time of COVID.  

Di antaranya pentingnya pemulihan dampak COVID-19 yang berpusat pada rakyat, ketersediaan dan pemerataan akses vaksin COVID-19 bagi pekerja, serta UU no. 11/2020 tentang Cipta Kerja.

Baca juga: Menaker Ida: Akhirnya, Kasus Perselisihan Indomaret dan Serikat Pekerja Berakhir Damai

“Indonesia telah merevitalisasi UU Ketenagakerjaan melalui Omnibus Law Cipta Kerja yang bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan investasi asing maupun domestik," kata Menaker dalam keterangannya, Minggu (13/6/2021). 

Lebih lanjut, Menaker juga menekankan pentingnya investasi di bidang-bidang utama kerja layak dan berkelanjutan, dialog sosial yang inovatif, serta penguatan multilateralisme untuk hadapi tantangan pekerjaan di masa depan.  

Senada dengan pernyataan Menaker, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Yorrys Raweyai menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah dan Pengusaha Indonesia yang memberikan vaksin COVID-19 kepada para pekerja secara gratis. 

KSPSI berharap suksesnya penyelenggaraan vaksinasi dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga: Menaker Ida Minta Dukungan ILO Atas Kebijakannya Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Ketum KSPSI juga menggarisbawahi bahwa Indonesia telah mengesahkan Omnibus Law Cipta Kerja yang bertujuan untuk menyederhanakan prosedur perizinan usaha dan memperluas lapangan kerja. 

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas