Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Doktor Hukum Tata Negara Sebut Moeldoko Salah Sasaran

Salah sasaran Moeldoko itu akhirnya melahirkan politik belah bambu: satu pihak diangkat, pihak lain diinjak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Doktor Hukum Tata Negara Sebut Moeldoko Salah Sasaran
Humas KSP
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat membuka webinar Hari Bidan Internasional dengan tema “Ikuti Datanya: Investasi untuk Bidan” secara daring, Selasa (25/5/2021). 

Di sisi lain, kata Yudi, ada pihak yang diuntungkan akibat salah langkah Moeldoko itu, yakni Partai Demokrat kubu SBY.

"Terbukti elektabilitas Demokrat yang diketuai AHY dalam berbagai survei cenderung naik," paparnya.

Ditanya apakah Moeldoko main dua kaki, mengingat mantan Panglima TNI itu pernah dekat dengan SBY, bahkan yang mengangkat Moeldoko sebagai Panglima TNI adalah SBY semasa menjabat Presiden, Yudi tidak menampik.

"Bisa saja begitu. Tapi apa pun itu, Demokrat mendapat blessing in disguise (berkah di balik musibah)," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas