Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Profil Ahmad Sahroni, Anggota DPR RI yang Usulkan Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Profil Ahmad Sahroni, anggota DPR dari Fraksi NasDem yang mengusulkan pembongkaran jalur khusus sepeda di kawasan Sudirman-Thamrin Jakarta.

Profil Ahmad Sahroni, Anggota DPR RI yang Usulkan Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin
Andri/Man (dpr.go.id)
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. Berikut profil Ahmad Sahroni, anggota DPR yang usulkan pembongkaran jalur khusus sepeda di jalan Sudirman-Thamrin Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini profil Ahmad Sahroni, anggota DPR dari Fraksi NasDem yang mengusulkan pembongkaran jalur khusus sepeda di kawasan Sudirman-Thamrin Jakarta.

Usul pembongkaran jalur khusus sepeda kawasan Sudirman-Thamrin itu disampaikan oleh Ahmad Sahroni saat rapat kerja Komisi III dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Rabu (16/6/2021).

"Mohon kiranya pak Kapolri evaluasi tentang jalur permanen peseda di Jalan Sudirman-Thamrin."

"Jangan sampai ada isu diskriminasi baik sepeda road bike atau sepeda seli. Sampai terjadi kemarin ada memecah belah perkataan yang tidak pantas disampaikan oleh komunitas," ucap Sahroni dalam rapat yang disiarkan secara langsung di YouTube DPR RI.

Pesepeda melintas di jalur khusus sepeda di Jalan Sudirman Jakarta, Sabtu (5/6/2021). Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan istimewa untuk pesepeda road bike seperti membolehkan melintasi JLNT diakhir pekan dan  road bike dapat melintas pada jalur kendaraan bermotor di luar jalur sepeda yang telah tersedia Jalan Sudirman-Thamrin pada Senin-Jumat, mulai pukul 05.00-06.30 WIB. TRIBUNNEWS/ HERUDIN
Pesepeda melintas di jalur khusus sepeda di Jalan Sudirman Jakarta, Sabtu (5/6/2021). Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan istimewa untuk pesepeda road bike seperti membolehkan melintasi JLNT diakhir pekan dan road bike dapat melintas pada jalur kendaraan bermotor di luar jalur sepeda yang telah tersedia Jalan Sudirman-Thamrin pada Senin-Jumat, mulai pukul 05.00-06.30 WIB. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Menurut Sahroni, keberadaan jalur khusus sepeda itu menimbulkan diskriminasi karena hanya dipakai selama dua jam, sementara lokasinya berada di jalan umum. 

"Sayang disayang bahwa ini adalah jalan umum, yang para pesepeda pada saat sekarang hanya makan waktu 2 jam. 22 jam dipakai pengguna lain."

"Jangan sampai jalur permanen ini, nanti semua pelaku hobi motor minta juga ke pemerintah, jalur khusus untuk harley atau super bike," kata Sahroni.

Baca juga: Ahmad Sahroni Yakin Anies Mampu Wujudkan Herd Immunity di DKI Agustus 2021

Karena itu, Sahroni meminta agar jalur khusus itu dievaluasi, bahkan dibongkar. 

"Mohon kiranya pak Kapolri dengan jajarannya, untuk menyikapi jalur permen dikaji ulang."

"Bila perlu, dibongkar dan semua pelaku jalan bisa menggunakan jalan tersebut. Bila mana ada risiko ditanggung masing-masing," terang Sahroni.

Halaman
123
Penulis: Daryono
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas