Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kisah Unik

Sudah Punya Pacar, Benny Moerdani Menolak Jadi Menantu Bung Karno

Presiden pertama Ir Soekarno pernah mengingikan Jenderal Benny Moerdani jadi menantunya. Tapi Benny menolak karena sudah punya pacar.

Sudah Punya Pacar, Benny Moerdani Menolak Jadi Menantu Bung Karno
Repro buku Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando
Sintong Panjaitan dan Benny Moerdani. Benny pernah diinginkan Soekarno jadi menantunya, tapi menolak. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - TIDAK banyak prajurit ABRI (kemudian bernama TNI) yang mendapatkan Bintang Sakti, sebuah penghargaan yang diberikan pemerintah Presiden Soekarno terkait operasi militer pembebasan Irian Barat (Papua).

Satu di antara penerima Bintang Sakti tersebut adalah Mayor LB Moerdani, seorang prajurit Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD). Pasukan elite tersebut dikemudian hari berganti nama menjadi Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Penerima Bintang Sakti harus memenuhi beberapa syarat, di antaranya menujukkan dedikasi tinggi, melebihi panggilan tugas. Selain itu juga harus tidak pernah tertangkap pasukan musuh dan tidak pernah menyerah dalam pertempuran.

Pada suatu waktu, Benny Moerdani (panggilan akrab LB Moerdani, terakhir berpangkat Jenderal TNI dan menjabat Menteri Pertahanan dan Keamanan Kabinet Pembangunan IV), dipanggil Presiden Soekarno ke Istana, Jakarta.

Pada saat itu Benny Moerdani baru saja mendamaikan keributan fisik antara prajurit Marinir TNI AL (saat itu bernama Korps Komando Operasi/KKO Angkatan Laut) dengan prajurit RPKAD.

Dalam obrolan di beranda belakang Istana, Presiden Soekarno (Bung Karno), meminta Benny menjadi prajurit Tjakrabirawa , pasukan pengawal presiden yang  dikemudian hari bernama Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres).

Tentu saja Benny terkejut mendengar permintaan tersebut.

“Bapak Presiden, saya ingin jadi tentara betulan,” kata Benny menolak halus keinginan Bung Karno.

Tentu saja Bung Karno keheranan. “Lho apa kau pikir Tjakrabirawa bukan tentara…” kata Bung Karno dengan nada tinggi.

“Tidak begitu Pak. Saya ingin menjadi Komandan Brigade,” jawab Benny.

Halaman
1234
Penulis: Febby Mahendra
Editor: cecep burdansyah
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas