Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kejagung Pindahkan Terpidana Adelin Lis ke Rutan Gunung Sindur Bogor

Dalam pemindahan terpidana dari Rutan Salemba ke Rutan Gunung Sindur dilakukan dengan penjagaan yang maksimal (maximum security)

Kejagung Pindahkan Terpidana Adelin Lis ke Rutan Gunung Sindur Bogor
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Terpidana Adelin Lis dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas II A. Gunung Sindur Kabupaten Bogor. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, memindahkan terpidana Adelin Lis dari Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas II A. Gunung Sindur Kabupaten Bogor.

Pemindahan buron pembalakan liar ini dilakukan setelah yang bersangkutan dinilai cukup dalam menjalani masa karantina kesehatan.

Tak hanya itu, Adelin Lis juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan maupun swab antigen dan PCR, setelah Kejaksaan Agung berhasil memulangkan buronan tersebut dari Singapura.

Baca juga: Setelah Adelin Lis, Kini Kejagung Eksekusi Buronan Hendra Subrata dari Singapura

Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan terpidana Adelin Lis telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan swab antigen terakhir,  dimana dia dinyatakan sehat.

"Selanjutnya jaksa eksekutor segera membawa Terpidana Adelin Lis ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas II A Gunung Sindur Kabupaten Bogor guna menjalani hukuman badan berupa pidana penjara selama 10 (sepuluh) tahun," ucap Leonard dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/6/2021).

Lebih lanjut kata Leonard, dalam pemindahan terpidana dari Rutan Salemba ke Rutan Gunung Sindur dilakukan dengan penjagaan yang maksimal (maximum security)

Hal tersebut kata dia mengingat terpidana merupakan buronan dengan risiko tinggi yang pernah melarikan diri dari Rutan sebanyak dua kali.

"Terpidana pernah melarikan diri dari Rutan pada tahun 2006 dan pada tahun 2008," tutur Leonard.

Sebagaimana diketahui, Adelin Lis merupakan terpidana Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan Tindak pidana Kehutanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi serta Undang-Undang RI Nomor 41 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2004 tentang Kehutanan.

Berdasarkan putusan kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Terpidana Adelin Lis diputus bersalah pada tanggal 31 Juli 2008 dan dihukum dengan pidana penjara selama 10 (sepuluh) tahun.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas