Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Kasus Covid-19 Naik, Ini Upaya Pemerintah Amankan Stok Oksigen

Pemerintah berupaya memastikan suplai oksigen mencukupi di tengah lonjakan kasus Covid-19 yang kini tembus 38 ribu dalam sehari.

Kasus Covid-19 Naik, Ini Upaya Pemerintah Amankan Stok Oksigen
Tribun Jabar/GANI KURNIAWAN
Petugas melakukan pengisian gas oksigen medis di PT Aneka Gas Industri (Samator) Filling Station Oxygen, Jalan Simpang Industri, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/7/2021). Pengisian gas oksigen di tempat ini khusus untuk kebutuhan rumah sakit, meningkat hingga 100 persen atau naik dari sebelumnya 400 - 500 tabung per hari menjadi 700 - 800 tabung setiap harinya seiring meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Bandung dari pertengahan Juni 2021. Harga pengisian untuk tabung 6 kubik Rp 80.000. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah berupaya memastikan suplai oksigen mencukupi di tengah lonjakan kasus Covid-19 yang kini tembus 38 ribu dalam sehari.

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi menuturkan, berkaca pada jumlah tersebut dperkirakan kebutuhan mencapai sekitar 1.700 ton oksigen per hari pada 20 Juli 2021 dan akan dibutuhkan sekitar 4.700 oksigen konsentrator untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Dia menambahkan, Koordinator PPKM Darurat yang juga Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan telah meminta Kementerian Perindustrian untuk segera merealisasikan ketersediaan oksigen dan menemukan solusi terbaik bagi permasalahan produksi oksigen, isotank dan tabung oksigen sehingga semua dapat berjalan maksimal pada hari Minggu 11 Juli 2021.

“Koordinator PPKM Darurat juga telah meminta Kementerian Perindustrian menyiapkan tiga kapal tanker untuk menyiapkan oksigen cair baik yang dapat didatangkan oleh industri lokal maupun impor,” ujar Dedy saat menyampaikan perkembangan terkini implementasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Permintaan Meningkat, Depot Isi Ulang Oksigen di Manggarai Patok Harga Wajar Rp 18.000 Per Kubik

Dia melanjutkan, pemerintah juga telah mendatangkan 7.100 unit oksigen konsentrator dan menyiapkan 7 unit oksigen generator.

Warga mengantre untuk mengisi ulang tabung oksigen di kawasan Pesanggrahan, Jakarta, Rabu (7/7/2021). Ditengah lonjakan COVID-19, terutama varian baru, stok oksigen mengalami minim ketersediaan dan pemerintah RI telah meminta para produsen mengalihkan produksi oksigennya untuk keperluan medis. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga mengantre untuk mengisi ulang tabung oksigen di kawasan Pesanggrahan, Jakarta, Rabu (7/7/2021). Ditengah lonjakan COVID-19, terutama varian baru, stok oksigen mengalami minim ketersediaan dan pemerintah RI telah meminta para produsen mengalihkan produksi oksigennya untuk keperluan medis. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Dedy mengatakan, berbagai indikator dan data mobilitas penduduk belum menunjukkan penurunan sebanyak 50 persen.

Padahal itu angka yang harus dicapai untuk menurunkan penularan.

"Sekali lagi kami sampaikan di rumah saja dan taati semua protokol kesehatan dengan seketat-ketatnya,” katanya.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas