Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Bursa Capres

Survei Terbaru Sebut Anies Baswedan Capres Paling Kompeten

Arus Survei Indonesia (ASI) bersama Sociomap merilis hasil survei pakar, Selasa (13/7/2021) di Jakarta

Survei Terbaru Sebut Anies Baswedan Capres Paling Kompeten
Lusius Genik/Trbunnews.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berada di Kantor PMI DKI Jakarta, Senin (14/6/2021)/Lusius Genik. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Arus Survei Indonesia (ASI) bersama Sociomap merilis hasil survei pakar, Selasa (13/7/2021) di Jakarta.

Survei yang dilakukan adalah survei pakar atau public opinion makers (POM) survey.

ASI dan Sociomap melakukan survei bertema "Menimbang Kapasitas Capres 2024".

Ada 9 aspek yang dinilai dari capres yaitu  Visi & Intelektualitas, Rekam Jejak (Track Record), Karakter dan Integritas, Skill Komunikasi, Kemampuan Mengambil Keputusan Tepat, Skill Mengelola Birokrasi, Skill Mengelola Krisis, Kemampuan Memenuhi Janji, dan Kemampuan Kerjasama dengan Dewan Perwakilan rakyat.

Direktur Arus Survei Indonesia Ali Rif’an mengatakan bahwa survei ini dilakukan karena perlu adanya pengukuran kemampuan Capres selain soal elektabilitas.

"Selama ini kan kebanyakan survei capres soal elektabilitas. Waktu masih 3 tahun lagi. Kita perlu membahas soal kapabilitas Capres karena mengurus negara berpenduduk 270 jiwa tentu butuh kecakapan lebih. Elektabilitas saja tidak cukup jadi perlu pengukuran kapasitas atau kompetensi," kata Ali menjelaskan.

Baca juga: Anies: Sejak Awal Penanganan Pandemi di Jakarta Gunakan Pendekatan Saintifik

Sementara Ahmad T Wibowo selaku Direktur Eksekutif Sociomap menegaskan bahwa aspek-aspek yang dinilai dalam survei adalah kemampuan mendasar dan penting yang harus ada dalam diri seorang presiden.

"Aspek-aspek yang dinilai ini ada 9. Ini adalah aspek penting yg perlu ada dalam diri seorang presiden. Dari soal Visi, Track Record, Integritas hingga kemahiran kerjasama politik dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Semuanya kita ukur karena menyangkut kapasitas dan kompetensi seorang presiden," jelas Bowo

Ia juga menjelaskan bahwa para pakar yang disurvei berasal dari 10 kategori profesi yang berbeda dan berasal dari lintas bidang keilmuan.

Sepuluh kategori pakar tersebut adalah akademisi, jurnalis, peneliti, partai politik, LSM, pengusaha, aktivis mahasiswa/pemuda, budayawan, profesional, dan praktisi pemerintahan.

Halaman
12
Penulis: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas