Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pedagang Sapi Kurban di Rungkut Surabaya Pasang SPG untuk Tarik Minat Pembeli

Calon pembeli akan dilayani oleh para SPG cantik yang tampil modis dengan busana ala koboi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Pedagang Sapi Kurban di Rungkut Surabaya Pasang SPG untuk Tarik Minat Pembeli
Surya/Zainal Arif
SPG cantik di pusat penjualan sapi kurban Kandang Sapi Widistia, di Rungkut, Surabaya. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Banyak cara dilakukan pedagang sapi kurban untuk menarik pembeli menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah ini.

Satu diantaranya adalah dengan memasang sales promotion girl (SPG) untuk menarik minat calon pembeli.

Strategi ini dilakukan oleh pedagang sapi kurban di kawasan Kedung Baruk, Rungkut, Surabaya, Setiawan Basuki.

Pemilik Kandang Sapi Widistia, ini menggunakan jasa SPG cantik untuk mendongkrak penjualan hewan kurbannya yang membuka usaha di Jl Kedung Baruk 124, Rungkut, Surabaya.

Di sini, calon pembeli akan dilayani oleh para SPG cantik yang tampil modis dengan pakaian ala koboi.

Baca juga: Bolehkan Berkurban untuk Orang yang Sudah Meninggal, Bagaimana Hukumnya?

Total 10 SPG yang bertugas secara bergantian berjaga d idepan pintu masuk untuk menyambut para pembeli hewan kurban yang datang.

Mereka kemudian mengarahkan pembeli untuk melihat-lihat hewan kambing atau sapi yang akan dibeli.

Baca juga: Abdul Pedagang Hewan Kurban di Johar Baru, Mengeluh Omzet Penjualan 2021 Turun 50 Persen

Rekomendasi Untuk Anda

Setiawan Basuki mengaku, sengaja memperkerjakan SPG supaya dapat merubah image pasar hewan yang terkesan seram karena penjualnya mayoritas seorang laki-laki.

"Tolak ukurnya sama seperti tahun lalu, adanya SPG ini supaya dapat menarik pembeli mau mampir dan nyaman saat melihat-lihat hewan kurban yang akan mereka beli," ungkap Setiawan kepada SURYA.CO.ID, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Panitia Pemotongan Hewan Kurban Dilarang Bagikan Daging dengan Sistem Kupon

Untuk menjaga kenyamanan para pembeli, para SPG yang bertugas harus melakukan Swab tes terlebih dahulu.

Dia juga menyatakan semua pegawainya sudah melakukan vaksin.

"Semua wajib vaksin, protokol kesehatan juga mereka terapkan dengan memakai masker dan menyiapkan hand sanitizer. Sementara untuk hewan ternak kami juga sudah dilengkapi dengan surat kesehatan," ujarnya.

"Alhamdulillah, berkat adanya SPG dan pilihan jenis sapi yang variatif berhasil menjual hampir 70 persen total jumlah hewan ternak kami meski di tengah pandemi ini," imbuhnya.

Setiawan menjelaskan, harga sapi yang dijual di tempatnya mulai Rp 17 - 60 juta, sedangkan harga kambing Rp 2,5 - 9 juta.

"Selama 7 hari buka, kami sudah berhasil menjual 80 ekor sapi dan 70 ekor kambing kepada pelanggan," terangnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas