Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Idul Adha 2021

PKS Ajak Pemimpin Bangsa Berkorban untuk Kepentingan Rakyat pada Masa Sulit

PKS ajak pemimpin bangsa meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail, PKS meyakini jika hal itu terjadi pasti ada perubahan besar di negeri ini.

PKS Ajak Pemimpin Bangsa Berkorban untuk Kepentingan Rakyat pada Masa Sulit
Istimewa
Ketua Majelis Syura PKS Habib Salim Segaf Al Jufri. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Al Jufri menyampaikan pesan agar pemimpin bangsa berani berkorban untuk kepentingan rakyat saat masa-masa sulit seperti saat ini.

Keberanian berkorban ini adalah roh dari nilai Idul Kurban yang terinspirasi dari pengorbanan Nabi Ismail AS dan Nabi Ibrahim AS.

Dalam pesan kebangsaan yang disampaikan, Salim mengatakan pemberian satu juta paket kurban sebagai bentuk kepedulian PKS untuk kepentingaan anak bangsa.

Baca juga: Wapres Berharap Tak Muncul Klaster Baru di Hari Raya Idul Adha

“Pemberian 1 juta paket kurban adalah satu bentuk aksi peduli PKS, disamping aksi sosial serta advokasi politik lainnya, yang dilakukan PKS selama ini dalam membantu masyarakat terdampak musibah,” katanya dalam Pesan Kebangsaan pada Minggu (18/7/2021).

“Aksi kurban di masa pandemi semoga meringankan kesulitan yang begitu dirasakan masyarakat banyak. Untuk menjaga imunitas, masyarakat membutuhkan nutrisi selain pola hidup sehat, dan paket kurban merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan," lanjutnya.

Salim mengajak para pemimpin bangsa untuk meneladani kisah pengorbanan  Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

Menurut Salim jika pemimpin bangsa mau berkorban demi kepentingan orang banyak akan terjadi perubahan besar di negeri ini.

“Penting sekali seorang pemimpin membaca makna paling indah dari kurban itu sendiri, apakah dia orang nomor satu di negeri ini, gubernur walikota, anggota dewan atau tokoh masyarakat, bahwa sikap untuk berkorban selalu untuk siap mendahulukan kepentingn orang lain daripada kepntingan diri sendiri, partai, atau kelompoknya,” ucapnya.

“Kalau para pemimpin memposisikan dirinya seperti Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail  mau berkorban untuk penetingan masyarakat umum dibanding kepentingan dirinya atau golongan, saya yakin akan banyak perubahan besar di negeri ini,” imbuhnya.

Baca juga: Ditangkap di Kamar Kos, Oknum Petugas Lapas Depok Dapat Sabu dari Mantan Napi, Begini Nasibnya

Lebih lanjut, Salim mengajak segenap anak bangsa untuk menunjukkan sikap kepahlawanan untuk bisa melewati musim pandemi.

Dia menegaskan momentum ibadah kurban bisa menjadi inspirasi terbentuknya solidaritas sosial.

“Tahun-tahun ini, kita semua diuji untuk membuktikan jiwa kepahlawanan. Terlebih saat kita melewati musim pandemi yang memberi dampak kesulitan multidimensi, maka pelaksanaan ibadah qurban berikut kandungan makna di dalamnya, memberi inspirasi mendasar bagi kita semua tentang solidaritas sosial agar kita bisa mengatasi wabah ini secara bersama-sama,” pungkasnya.

Penulis: chaerul umam
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas