Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Mahfud MD dan Menag Yaqut Silaturahmi dengan Ulama se-Jabar, Bahas Penanganan Pandemi Covid-19

Menag berharap ulama, tokoh agama dan elemen lainnya bisa berkolaborasi dengan pemerintah agar penanganan Pandemi Covid-19 bisa berjalan dengan baik.

Mahfud MD dan Menag Yaqut Silaturahmi dengan Ulama se-Jabar, Bahas Penanganan Pandemi Covid-19
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas konferensi pers sidang isbat penetapan 1 Zulhijah dan Idul Adha 1442 Hijiriah, secara daring Sabtu (10/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkoplhukam) Mahfud MD, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kami menggelar Silaturahmi dengan Alim Ulama, Pengasuh Pondok Pesantren, dan Tokoh Agama se-Jawa Barat, secara virtual, Minggu (25/7/2021).

Mahfud mengatakan acara silaturahmi tersebut untuk mendengar masukan dari para tokoh agama mengenai penanganan Pandemi Covid-19.

"Saya ingin mendengar masukan dan Bapak Ibu para tokoh yang diundang hari ini, tentang apa saja yang bisa disampaikan kepada pemerintah agar kita bisa bersama menangani Covid-19 dengan baik," kata Mahfud.

Ia mengatakan bahwa penanganan pandemi Covid-19 sekarang ini cukup berat. Oleh karenanya dibutuhkan peran ulama dan tokoh agama untuk membangun kesadaran umat dalam menghadapi wabah.

"Peran tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh ormas dan sebagainya sangat diperlukan karena kita sekarang dituntut untuk bersatu," katanya.

Sementara itu Menag mengatakan bahwa tujuan digelarnya silaturahmi untuk meminta bantuan tokoh agama dan lainnya dalam penanganan Pandemi.

Ia mengatakan dalam menghadapi wabah yang terjadi sejak 2020 lalu, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri.

Baca juga: Psikolog Sebut Anak Paling Rentan Secara Fisik dan Psikis Selama Pandemi Covid-19

"Saya hanya ingin menegaskan kembali pemerintah sudah dan akan terus berikhtiar untuk berjuang mengendalikan pandemi Covid-19 ini sehingga kita bisa merasakan tenang, bisa beraktivitas normal meskipun dalam keterbatasan," kata Yaqut.

Menag berharap ulama, tokoh agama, serta elemen lainnya bisa berkolaborasi dengan pemerintah agar penanganan Pandemi Covid-19 bisa berjalan dengan baik untuk kebaikan umat.

"Kami kembali mengajak para tokoh untuk memberikan seruan, fatwa atau ajakan ke masyarakat untuk tetap protokol kesehatan aktif, mengikuti vaksinasi pemerintah agar kita semua terlindung dari pandemi Covid-19 ," ujarnya.

Seruan atau imbauan dari ulama atau tokoh agama menurutnya penting, agar masyarakat mengikutinya. Tokoh agama dan tokoh masyarakat merupakan orang-orang yang didengar seruannya oleh masyarakat.

"Dan mudah-mudahan bapak ibu sekalian berkenan untuk menyampaikan pada masyarakat apa yang harus dilakukan pemerintah bersama sama dalam mengendalikan Covid-19 ini," harapnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas