Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Anies: Kasus Covid-19 Jakarta Turun, Tapi Angkanya 2 Kali Lebih Tinggi dari Puncak Gelombang Pertama

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan data penurunan kasus covid-19 terkini.

Anies: Kasus Covid-19 Jakarta Turun, Tapi Angkanya 2 Kali Lebih Tinggi dari Puncak Gelombang Pertama
Lusius Genik/Trbunnews.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berada di Kantor PMI DKI Jakarta, Senin (14/6/2021)/Lusius Genik. 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan data penurunan kasus covid-19 di DKI Jakarta terkini.

Pihaknya menyampaikan penurunan kasus aktif covid-19 di Jakarta tergolong konsisten.

Di mana saat ini kasus aktifnya berada di angka 64 ribu kasus.

"Bila sebelumnya kita sempat mencapai angka lebih dari 100 ribu,  bahkan pada tanggal 16 Juli 2021 ada 113 ribu kasus aktif," katanya dalam tayangan video YouTube Pemprov DKI Jakarta, Senin (26/7/2021).

Namun walaupun mengalami angka penurunan, Anies menekankan bahwa saat ini masih ada 64 ribuorang yang  dinyatakan positif dan belum dinyatakan sembuh.

Selain itu angka 64 ribu kasus aktif tersebut faktanya adalah 2 kali lebih tinggi dibandingkan puncak gelombang pertama covid-19 yang lalu.

"Jadi ketika kita sekarang mengatakan bahwa kondisinya menurun dibandingkan bulan lalu, jangan kemudian cepat-cepat puas karena status hari ini itu masih dua kali lebih tinggi dibandingkan gelombang pertama covid-19 lalu," tuturnya.

Positivity Rate 25 Persen

Kegiatan pendistribusian masker medis kepada warga di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kegiatan pendistribusian masker medis kepada warga di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. (IST)

Anies menyampaikan terdapat tren penurunan di beberapa parameter misalnya positivity rate DKI Jakarta yang semula sekitar 45 persen kini sudah berada di Kisaran 25 persen.

Namun pihaknya juga menjelaskan persentase positivity rate 25 persen persen ini masih jauh di atas rekomendasi ideal dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Halaman
1234
Penulis: garudea prabawati
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas