Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Bupati Kendal Dico Ganinduto Apresiasi Kinerja KPC-PEN

Kendal sebagai salah satu daerah yang tergolong dalam PPKM level 4 tentu akan dapat perhatian khusus dari pemerintah terkait bantuan sosial.

Bupati Kendal Dico Ganinduto Apresiasi Kinerja KPC-PEN
Istimewa
Bupati Kendal Dico Ganinduto 

TRIBUNNEWS.COM -  Sebagaimana diumumkan, PPKM Level yang saat ini sedang diberlakukan diperpanjang hingga 2 Agustus 2021 mendatang. PPKM Level ini sendiri diterapkan diberbagai daerah di pulau Jawa dan Bali serta dibeberapa daerah tertentu diluar pulau Jawa. Atas dasar hal tersebut, pemerintah berkomitmen akan memberikan bantuan sosial tambahan untuk masyarakat terdampak di daerah PPKM level 4.

Kendal sebagai salah satu daerah yang tergolong dalam PPKM level 4 tentu akan dapat perhatian khusus dari pemerintah terkait bantuan sosial.

“Ini masa sulit untuk masyarakat Kendal, selain bantuan dari daerah dan masyarakat sendiri, kita butuh dukungan dari pusat juga,” ngkap Bupati Kendal, Dico Ganinduto.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan akan ada berbagai macam bantuan sosial, diantaranya, bantuan sosial tunai (BST) untuk dua bulan, subsidi kuota internet selama lima bulan, diskon listrik selama tiga bulan, bantuan subsidi upah untuk pemilik kartu prakerja, bantuan sembako 10 kg beras untuk 28,8 juta KPM, dan bantuan kartu sembako sebesar 200ribu untuk dua bulan.

Selain itu masih ada lagi bantuan khusus untuk pelaku UMKM, yaitu bantuan produktif mikro atau bantuan presiden (banpres). Masing-masing pelaku UMKM akan mendapatkan Rp 1,2 juta untuk 1,5 juta UMKM berupa warung, kecil hingga pedagang kaki lima.

"Ini akan dibagikan melalui TNI dan Polri, sehingga ini diharapkan bisa memberikan bantuan ke masyarakat secara tunai terutama di wilayah-wilayah yang di Level IV,” ujar  Ketua KPC-PEN Airlangga.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menambahkan, pemerintah juga memberi stimulus kepada dunia usaha melalui beberapa insentif. Antara lain, untuk sewa toko di pusat perbelanjaan atau mal akan diberikan insentif fiskal, berupa pajak pertambahan nilai yang ditanggung pemerintah untuk masa pajak bulan Juni sampai dengan Agustus 2021.

“Ini yang diperlukan masyarakat kami saat ini, Kendal sangat mengapresiasi program bantuan tambahan dari KPC-PEN, namun hal ini harus disertai dengan komitmen bersama untuk mengaplikasikannya dengan baik agar bantuan dapat tepat sasaran,” ungkap Bupati Kendal, Dico Ganinduto. Ia juga menjelaskan hal ini akan sangat berdampak positif untuk masyarakat Kendal untuk memenuhi kebutuhan pokok harian selama masa PPKM Level 4 dan pandemi Covid-19.

Bupati Dico Ganinduto berkomitmen pihaknya akan mendukung program tersebut dengan melakukan pendataan masyarakat terdampak dengan serius, cepat dan tepat. Sehingga bantuan akan tepat sasaran kepada masyarakat. Saat ini, telah terdata untuk penerima bantuan sosial sampai 266.484 jiwa dan masih terus berjalan.

260ribu jiwa lebih tersebut terdiri dari berbagai program diantaranya bantuan sosial tunai (BST) 42.240 jiwa, pemilik kartu sembako 69.753 jiwa, pemilik kartu prakerja 960 jiwa, dan peserta program keluarga harapan (PKH) 154.491 orang dari 42.783 keluarga. Pendataan akan terus dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Kendal.

Bantuan ini sendiri sedang dalam proses dan akan segera dapat diterima oleh masyarakat. Semoga dengan adanya dana bantuan sosial tambahan ini dapat meringankan seluruh warga Kendal yang terdampak besar oleh PPKM dan pandemi Covid-19.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas