Tribun

Jelang Putusan Praperadilan, Ini Harapan Tersangka Kasus Suap Pajak Angin Prayitno Aji

Angin merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait dengan pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Ditjen Pajak Kemenkeu.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Hasanudin Aco
Jelang Putusan Praperadilan, Ini Harapan Tersangka Kasus Suap Pajak Angin Prayitno Aji
Tribunnews/Irwan Rismawan
Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak (2016-2019), Angin Prayitno Aji mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta Selatan, Selasa (4/5/2021). Angin Prayitno Aji bersama Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan pada Direktorat Jenderal Pajak, Dadan Ramdani diduga menerima suap untuk merekayasa jumlah pajak dari sejumlah perusahaan di antaranya PT Jhonlin Baratama (JB) Tanah Bumbu Kalimantan Selatan (milik Haji Isam), PT Gunung Madu Plantations (GMP) Lampung, dan Bank Panin Indonesia (BPI), terkait pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menggelar sidang putusan praperadilan yang diajukan mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Angin Prayitno Aji (APA), Rabu (28/7/2021).

Angin merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait dengan pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Ditjen Pajak Kemenkeu.

Kuasa hukum Angin, Syaefullah Hamid, menilai penetapan tersangka terhadap kliennya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak sesuai dengan KUHAP.

Menurut Syaefullah, proses penyelidikan hingga penyidikan kasus Angin bukan ranah KPK.

"Penetapan tersangka oleh KPK dilaksanakan penuh dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan KUHAP, pelaksanaan penyelidikan maupun penyidikannnya juga ternyata bukan ranah KPK. Maka Angin Prayitno Aji sebagai tersangka menggunakan salah satu haknya mengajukan praperadilan," kata Syaefullah dalam keterangannya, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Kasus Suap Pajak Angin Prayitno Aji, KPK Telah Ajukan 115 Barang Bukti

Pihak Angin sudah mengajukan praperadilan melawan KPK lantaran tak terima kliennya dijerat sebagai tersangka.

Angin mendaftarkan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 16 Juni 2021.

Menurut Syaefullah, sidang sudah berjalan dalam beberapa tahapan.

Pada sidang keempat praperadilan, menurut Syaefullah, PN Jaksel menghadirkan pihak KPK.

Syaefullah mengklaim, dari hasil persidangan tersebut terlihat bahwa KPK dalam melaksanakan penyelidikan hingga penyidikan tak sesuai KUHAP.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas