Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Grup A - Matchday 1
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pernyataan Terbaru Jokowi soal Covid-19, Tak Bisa Lakukan Lockdown hingga Target Vaksinasi 70 Persen

Di antaranya, Jokowi mengungkit soal lockdown hingga tentang kapan pandemi Covid-19 bakal berakhir.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Daryono
zoom-in Pernyataan Terbaru Jokowi soal Covid-19, Tak Bisa Lakukan Lockdown hingga Target Vaksinasi 70 Persen
Youtube KompasTV
Presiden Jokowi berpidato dalam penyerahan BPUM, Jumat (30/7/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini pernyataan terbaru Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penanganan Covid-19.

Dalam pernyataan terbarunya, Jumat (30/7/2021), Presiden Jokowi menyinggung sejumlah hal terkait penanganan Covid-19.

Di antaranya, Jokowi mengungkit soal lockdown hingga tentang target vaksinasi 70 persen. 

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan pidato dalam penyerahan Batuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, (30/7/2021).

Berikut fakta-fakta terkait pernyataan Jokowi

1. Tak Bisa Berlakukan Lockdown

Presiden Jokowi menegaskan pemerintah tidak bisa memberlakukan lockdown.

Rekomendasi Untuk Anda

Pasalnya, kebijakan penanganan Covid-19 dilakukan tidak hanya memperhatikan sisi kesehatan, tetapi juga sisi ekonomi.

Baca juga: PM Australia Scott Morrison: Vaksinasi Saja Takkan Akhiri Lockdown Covid-19 di Sydney

Apabila lockdwon diberlakukan, ekonomi bakal terhenti.

"Engga bisa kita tutup seperti negara lain lockdown. Lockdown artinya tutup total," kata Jokowi dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Jumat.

Menurut Jokowi penerapan semi lockdown saja melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sangat berpengaruh pada ekonomi masyarakat.

Saat blusukan ke kampung-kampung banyak masyarakat yang menjerit meminta dibukanya aktivitas.

"Kemarin yang namanya PPKM darurat itu kan namanya semi lockdown, itu masih semi saja, saya sudah misalnya masuk kampung, Saya masuk ke daerah semuanya menjerit untuk dibuka. Saya kira bapak ibu juga sama, mengalami hal yang sama," katanya.

Menurut Jokowi dapat dibayangkan efek yang ditimbulkan apabila pemerintah menerapkan Lockdown.

Selain itu, dikatakannya, penerapan lockdown juga belum tentu dapat menyelesaikan masalah yang ditimbulkan akibat Pandmei Covid-19.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas