Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Warna Pesawat Kepresidenan RI Dipersoalkan, Ali Ngabalin: Ada yang Sakit Perut

Dijelaskan Ngabalin, Pesawat Kepresidenan sudah berusia 7 tahun dan secara teknis memang harus menjalani perawatan.

Warna Pesawat Kepresidenan RI Dipersoalkan, Ali Ngabalin: Ada yang Sakit Perut
Tangkap layar channel YouTube Indonesia Lawyers Club
Tenaga Ahli Utama KSP, Ali Mochtar Ngabalin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin menilai pihak yang mengkaitkan perawatan dan pengecatan pesawat kepresidenan dengan bendera partai politik kampungan.

“Ada pergantian warna Pesawat Kepresidenan ya dari biasa Anda lihat putih biru, sekarang mau dibikin warna lambang negara merah putih, ada yang sakit perut, Lailahailallah, dibawa-bawa ke urusan politik, memang betul-betul kampungan,” kata Ali Mochtar Ngabalin, Kamis (5/8/2021) seperti dikutip dari Kompas.TV.

“Tidak ada hak paten orang dalam menguasai suatu warna, kok warna jadi persoalan, kok jadi dibawa ke presiden, kenapa presiden bikin merah putih, betul-betul kampungan banget sih lo,” kata Ngabalin menambahkan.

Dijelaskan Ngabalin, Pesawat Kepresidenan sudah berusia 7 tahun dan secara teknis memang harus menjalani perawatan.

Pesawat Kepresidenan. (FOTO: JET PHOTOS/Abdiel Ivan Rivandi).
Pesawat Kepresidenan. (FOTO: JET PHOTOS/Abdiel Ivan Rivandi). (Via Kompas.com)

Baca juga: Pengecatan Pesawat Kepresidenan Jadi Polemik, Kasetpres: Sudah Direncanakan Sejak 2019

Hal ini perlu dilakukan untuk keselamatan penerbangan Presiden Jokowi saat menggunakan untuk kunjungan kerjanya.

“Over all harus diperiksa, kemudian akan dicat lagi, dicat merah putih Pesawat Kepresidenan. Jadi persoalan kita memang banyak sekali tidak semua tokoh, pakar, atau yang mengklaim diri opinion leader itu menulis sesuka hatinya di media sosial mereka masing-masing,” ujar Ngabalin.

“Kenapa sih tidak tabayun, tidak klarifikasi, tanya dulu kek sesuka hati menulis kemudian ngerocos komentar sesuka hati. Kalau ditanya kita bisa jelaskan," kata Ngabalin menambahkan.

Ngabalin lebih lanjut menegaskan dan memastikan tidak ada anggaran Covid-19 yang terganggu dengan perawatan dan pengecatan pesawat kepresidenan.

Sebab, lanjut Ngabalin, anggaran untuk perawatan dan pengecatan pesawat kepresidenan sudah dianggarkan APBN sejak 2019.

"Memang beberapa jam ini menjadi viral, jadi pemberitaan di mana-mana, tapi tidak banyak tokoh, pihak yang mengerti tentang suatu masalah, kemudian ngomong nyerocos aja bebas di media sosialnya" ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas