Tribun

Virus Corona

700 Konsentrator Oksigen Bantuan WHO Tiba di Indonesia

Kementerian Kesehatan segera mengalokasikan oksigen konsentrator tersebut untuk fasilitas kesehatan yang tersebar di Indonesia.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco
700 Konsentrator Oksigen Bantuan WHO Tiba di Indonesia
WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Relawan mempersiapkan untuk distribusi tabung oksigen dalam program ''Oksigen Merdeka Untuk Negeri'' Crisis Center Dompet Dhuafa, Jl. Menjangan Raya. Pd. Ranji, Tangerang Selatan, Kamis (5/8/2021). Seratus tabung oksigen dari berbagai ukuran di distribusikan berbagai tempat penanganan covid seperti RS darurat, isoman serta berbagai tempat di wilayah Depok, Serang dan Jawa Barat. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Indonesia menerima bantuan 700 konsentrator oksigen dan peralatan pendukungnya dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk penanganan Covid-19 di Tanah Air.

Bantuan tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat (6/08).

Kementerian Kesehatan segera mengalokasikan oksigen konsentrator tersebut untuk fasilitas kesehatan yang tersebar di Indonesia.

“Kita tidak bisa melawan pandemi ini sendirian, kita harus melakukannya bersama-sama. Kita tidak dapat secara eksklusif menyelamatkan grup, organisasi, atau negara tertentu saja. Kita harus bekerja secara inklusif dengan semua kelompok masyarakat di dunia untuk mengatasi pandemi ini,” ucap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan resminya, Senin (9/8/2021).

Baca juga: DPR dan Pemerintah Upayakan Produksi Oksigen Lebih Banyak Dialihkan untuk Kebutuhan Rumah Sakit

Budi menyebut, Indonesia menyambut baik dan menghargai dukungan semua pihak dalam upaya melawan pandemi Covid-19.

WHO memberikan dukungan teknis untuk Kementerian Kesehatan dan para mitra dengan mengerahkan staf teknis untuk mendukung Kementerian Kesehatan dalam menanggapi pandemi.

WHO juga mendukung upaya mempercepat pemerataan vaksinasi nasional untuk melindungi masyarakat Indonesia, mulai dari yang paling rentan.

“Mobilisasi alat pendukung kritis untuk menanggulangi Covid-19 ke Indonesia merupakan salah satu upaya yang menunjukkan solidaritas global untuk mengatasi ancaman global,” kata perwakilan WHO di Indonesia Dr. N Paranietharan.

Paranietharan mengatakan, WHO menerima laporan kekurangan oksigen, banyak rumah sakit dan unit perawatan intensif sudah melebihi kapasitasnya.

"Kita membutuhkan dukungan di tingkat nasional dan internasional untuk mengatasi masalah ini bersama-sama," ujarnya.

Indonesia merupakan salah satu negara yang melaporkan peningkatan signifikan dalam kasus baru dan kematian dalam sebulan terakhir.

Pemerintah terus mempelajari pengalaman negara lain untuk strategi menghadapi lonjakan kasus Covid-19 dengan meningkatkan upaya pengujian, penelusuran, dan pengobatan serta memberlakukan pembatasan paling ketat yang pernah dilakukan Indonesia selama pandemi untuk mengekang penularan Covid-19.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas