Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Akademisi USU: Teknologi dan SDM Penentu Keberlanjutan FE Humbahas

Dari target 1.000 hektare pengembangan food estate di tahun 2021, telah terlaksana penanaman seluas 215 hektare.

Editor: Content Writer
zoom-in Akademisi USU: Teknologi dan SDM Penentu Keberlanjutan FE Humbahas
Istimewa
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. 

Berdasarkan pengamatan di lapangan di lokasi FE Desa Ria Ria, saat ini beberapa petani tengah mempersiapkan penanaman untuk musim tanam kedua.

Sebagian lahan sudah ditanami berbagai komoditas seperti kentang, bawang merah, kubis, cabai dan jagung.

Menurut penuturan salah seorang petani yang ikut program Food Estate, Jhonles Lumban Gaol mengaku hasil panen di musim pertama lumayan bagus. Bahkan dirinya bisa menjual hasil panen bawang merahnya dalam bentuk benih.

Untuk musim tanam kedua tahun ini, dirinya akan mengembangkan jagung bermitra dengan PT BISI seluas 1 hektare, serta bawang merah dan kentang masing-masing 6 rante (0,24 ha-red) secara swadaya di lahan miliknya.

"Saya optimis lahan yang telah dibantu pengolahan dan penanaman pertamanya oleh pemerintah ini akan semakin bagus hasilnya nanti," tandas Jhonles.

Sebagaimana diketahui, saat ini pengelolaan kawasan Food Estate Humbang Hasundutan dikoordinir oleh tim transisi yang diketuai Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, bersama dengan tim dari Kemenko Maritim dan Investasi.

Meski begitu, Kementerian lain termasuk Kementerian Pertanian masih terus melakukan aktivitas pengawalan dan pendampingan bersama Tim Transisi. (*)

BERITA TERKAIT
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas