Tribun

Kisah Inspiratif Asli Indonesia

Komunitas BECAK Babel, Para Pahlawan Muda yang Gemar Edukasi Pengelolaan Sampah

Komunitas BECAK Babel menjalankan misinya lewat berbagai kegiatan, salah satunya dengan mengedukasi masyarakat akan pentingnya melestarikan lingkungan

Editor: Content Writer
Komunitas BECAK Babel, Para Pahlawan Muda yang Gemar Edukasi Pengelolaan Sampah
Instagram BECAK Babel
Para relawan BECAK Babel 

Tak hanya itu, BECAK Babel juga menjalin kerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk membuat Pusat Konseling Remaja.

Pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh Komunitas BECAK Babel tak hanya dilakukan sendiri tetapi melibatkan pihak desa, karang taruna, mahasiswa KKN, sekolah dan berbagai instansi.

Lewat kerja sama dengan banyak pihak, komunitas ini berhasil menjalankan kegiatan pengelolaan sampah. Bahkan, mereka memiliki tempat pengelolaan sampah secara khusus atau bank sampah yang terletak di Sungailiat, Bangka.

Tempat pengelolaan sampah tersebut dinamai UPSO-K (Unit Pengolahan Sampah Organik).

"Di situ teman-teman aktif memberikan edukasi pengelolaan sampah, ada produksi kompos dan ada ternak belatung yang memakan sampah dan pencacahan sampah plastik., ujar Arinda Unigraha, Ketua Komunitas BECAK.

Proses yang dilakukan saat pengelolaan sampah ini terbilang cukup sederhana, yaitu dengan mengolah sampah organik menjadi kompos dan maggot yang biasa dijadikan bahan makanan untuk hewan.

Sementara itu, khusus untuk sampah anorganik akan didaur ulang menjadi produk bermanfaat, antara lain bahan baku industri daur ulang dan paving block yang terbuat dari sampah plastik.

Nantinya, pendapatan dari kegiatan pengolahan sampah ini akan digunakan untuk menjalankan aktivitas komunitas terutama dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan dan edukasi kepada masyarakat.

Gelar edukasi pengelolaan sampah hingga 40 kali setahun

Menurutnya, kegiatan edukasi serta pelatihan masih menjadi kegiatan yang sangat penting mengingat kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dan melestarikan lingkungan masih sangat minim.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas